Showing posts with label pakan jerami fementasi. Show all posts
Showing posts with label pakan jerami fementasi. Show all posts
Monday, August 12, 2013
Jerami Fermentasi, Pakan Pengganti Hijauan
" Kelompok Peneliti Fakultas Kedokteran Hewan melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan reproduksi dan aplikasi hasil diseminasi teknologi tepat guna berupa
pemanfaatkan jerami fermentasi atau fermentasi jerami sebagai pakan kambing. Kegiatan program pendampingan peningkatan kualitas dan kapasitas ternak ini diterapkan pada kelompok ternak "Sidodadi", dusun Kepuh kulon, Wirokerten, Banguntapan, Bantul.
Dr. drh. Yanuartono, MP mengatakan pemanfaatan pakan jerami fermentasi ditujukan untuk membantu peternak yang kesulitan mendapatkan pakan hijauan di saat musim kemarau. Selain itu, petani diajak untuk memanfaatkan limbah jerami yang melimpah saat musim panen padi tiba. "Yang terpenting peternak tidak mengalokasikan waktunya lagi untuk mencari rumput, dan bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk bekerja lainnya," kata Yanuar, ditemui dalam sela-sela penyuluhan, Jumat (3/8).
Dia menerangkan pembuatan pakan fermentasi dibuat dengan cara cukup sederhana. Mencampur jerami kering dengan polar dengan perbandingan 10 : 2, serta ditambahkan air secukupnya. Campuran jerami dan polar ini dimasukkan ke dalam tabung untuk dilakukan fermentasi selama satu minggu. "Pakan fermentasi ini siap dipanen, ditandai dengan aroma yang harum dan tekstur tidak berubah " katanya.
Pakan ini menurut Yanuar mempercepat penyerapan sari makanan dalam tubuh kambing. Pasalnya, kambing membutuhkan waktu fermentasi terhadap seluruh makanan yang ditampung di dalam rumen. "Justru pakan alternative ini, fermentasi sudah dilakukan lebih dulu," katanya.
Drh. Erif Maha Nugraha, dalam penyuluhan kepada 23 peternak menerangkan jumlah pemberian pakan pada kimbing tiap harinya minimal 10 persen dari total berat badan. Bila pakan yang diberikan kurang dari 10 persen maka akan berisiko mengganggu sistem kesehatan reproduksi kambing. "Jika pemberian pakan susah, yang rusak sistem reproduksinya," kata dosen bagian Obsgin FKH UGM ini.
Hartono, 35 tahun, salah satu peternak, mengatakan hasil pendampingan yang dilakukan dari peneliti FKH UGM tersebut sudah berjalan selama tiga tahun. Beberapa hasil pemanfaatan teknologi tepat guna sudah dimanfaatkan langsung oleh peternak. Diantaranya pemeriksaaan kesehatan rutin, pemanfaatan limbah kotoran ternak untuk diolah menjadi biogas dan pupuk organik. "Biogas sudah kita manfaatkan untuk dapur kandang ternak," katanya.
Sementara untuk pakan fermentasi baru mulai dikenalkan. Menurutnya pakan tersebut dinilai cukup membantu dalam pemberian pakan alternatif ternaknya."Ternyata ternak suka dan lahap, kini saya rutin membuatnya," katanya. (Humas UGM/Gusti Grehenson)
sumber : UGM.ac.id
Friday, July 26, 2013
Income Dari Ternak Kambing Tidak Kalah Dengan Income Pegawai Kantoran
Maaf judulnya terlihat provokatif, namun di kalangan peternak kambing modern hal itu sudah mereka alami sejak dahulu. Kok bisa ? bagaimana penjelasannya ? ternak kambing kan tergantung oleh alam kalau pegawai kantoran pasti terima gaji bulanan secara pasti...
Kita coba kupas satu-satu yah..., asumsi masa kerja 2 tahun
Gaji atau pendapatan seorang pegawai kantoran level menengah kira-kira menerima take home pay sekitar 5 jt / bulan, kemudian akan dikuranggi berbagai biaya bulanan seperti : biaya hidup ( makan minum ), biaya transportasi, biaya sekolah anak, biaya cicil motor, biaya pulsa hp, biaya iuran lingkungan, ya kira-kira tersisa 1jt an itu pun dengan catatan orangnya sangat sangat irit alias tidak boros, tidak suka rekreasi, tidak suka modifikasi motor dan tidak suka cari hiburan yang berbayar.
Gaji seorang pekerja pabrik, gaji seorang sopir taxi , gaji security sampai gaji fresh graduate S1 rata-rata sama, diatas UMR sedikit, dengan asumsi mereka masih bujangan, maka mereka tiap bulan masih bisa menyisihkan 500rb-750rb untuk ditabung. Yang jelas zaman sekarang mau cari kerjaan khususnya di pabrik harus pake uang pelicin alias nyogok biar dterima kerja, bagaimana kalau mau daftar menjadi aparat negara spt Polisi maupun Tentara, serta PNS.. denger-denger uang pelicinnya sudah puluhan juta bahkan ratusan juta.. woooww.
Bagaimana dengan seorang peternak kambing modern
awalnya punya 2 ekor betina dan 3 cempe, 1 tahun 2 betina sdh melahirkan 2-4 anak kambing, dan selama 6 bulan 3 cempe sudah besar dan siap dijual. Pada bulan ke-7, 3 ekor cempe td yang sdh berubah menjadi dewasa, akhirnya dijual dan di belikan lagi 5 cempe, di akhir tahun maka akan jual 5 kambing dewasa dan 2-4 kambing hasil dari 2 betina tadi. Bagaimana di akhir tahun ke-2 ? maka peternak kambing ini akan menjual 10 kambing dewasa dan 6-8 kambing ternak sendiri. Kalau harga 1 kambing dewasa 800-1jt an, maka akan terima 16-18jt, dibagi 12 bulan, maka akan ketemu 1,5jt/ bulan.
Hitungannya sama kan antara pegawai kantoran dengan peternak kambing modern ... hehheeh, namun nanti di tahun ke-4 akan terjadi perbedaan yang mencolok, karena tiap taun pekerja kantoran hanya akan mengalami kenaikan gaji 1x yaitu 7% namun si peternak kambing akan mengalami lonjakan aset per tahun yaitu 100%.
Bagaimana.. apakah sudah terbuka wawasannya ?? hehhe.. kalau sudah terbuka.. silahkan bagi rekan-rekan pegawai kantoran untuk mulai beternak kambing, baik dengan cara terjun langsung di waktu senggang, maupun bekerjasama dengan orang lain untuk mengurusi ternak kambingnya.
Salam wirausaha
www.AngkringanNasiKucing78.com
Kita coba kupas satu-satu yah..., asumsi masa kerja 2 tahun
Gaji atau pendapatan seorang pegawai kantoran level menengah kira-kira menerima take home pay sekitar 5 jt / bulan, kemudian akan dikuranggi berbagai biaya bulanan seperti : biaya hidup ( makan minum ), biaya transportasi, biaya sekolah anak, biaya cicil motor, biaya pulsa hp, biaya iuran lingkungan, ya kira-kira tersisa 1jt an itu pun dengan catatan orangnya sangat sangat irit alias tidak boros, tidak suka rekreasi, tidak suka modifikasi motor dan tidak suka cari hiburan yang berbayar.
Gaji seorang pekerja pabrik, gaji seorang sopir taxi , gaji security sampai gaji fresh graduate S1 rata-rata sama, diatas UMR sedikit, dengan asumsi mereka masih bujangan, maka mereka tiap bulan masih bisa menyisihkan 500rb-750rb untuk ditabung. Yang jelas zaman sekarang mau cari kerjaan khususnya di pabrik harus pake uang pelicin alias nyogok biar dterima kerja, bagaimana kalau mau daftar menjadi aparat negara spt Polisi maupun Tentara, serta PNS.. denger-denger uang pelicinnya sudah puluhan juta bahkan ratusan juta.. woooww.
Bagaimana dengan seorang peternak kambing modern
awalnya punya 2 ekor betina dan 3 cempe, 1 tahun 2 betina sdh melahirkan 2-4 anak kambing, dan selama 6 bulan 3 cempe sudah besar dan siap dijual. Pada bulan ke-7, 3 ekor cempe td yang sdh berubah menjadi dewasa, akhirnya dijual dan di belikan lagi 5 cempe, di akhir tahun maka akan jual 5 kambing dewasa dan 2-4 kambing hasil dari 2 betina tadi. Bagaimana di akhir tahun ke-2 ? maka peternak kambing ini akan menjual 10 kambing dewasa dan 6-8 kambing ternak sendiri. Kalau harga 1 kambing dewasa 800-1jt an, maka akan terima 16-18jt, dibagi 12 bulan, maka akan ketemu 1,5jt/ bulan.
Hitungannya sama kan antara pegawai kantoran dengan peternak kambing modern ... hehheeh, namun nanti di tahun ke-4 akan terjadi perbedaan yang mencolok, karena tiap taun pekerja kantoran hanya akan mengalami kenaikan gaji 1x yaitu 7% namun si peternak kambing akan mengalami lonjakan aset per tahun yaitu 100%.
Bagaimana.. apakah sudah terbuka wawasannya ?? hehhe.. kalau sudah terbuka.. silahkan bagi rekan-rekan pegawai kantoran untuk mulai beternak kambing, baik dengan cara terjun langsung di waktu senggang, maupun bekerjasama dengan orang lain untuk mengurusi ternak kambingnya.
Salam wirausaha
www.AngkringanNasiKucing78.com
Subscribe to:
Posts (Atom)

