Showing posts with label warung. Show all posts
Showing posts with label warung. Show all posts

Sunday, November 11, 2012

Strategi Peluang Usaha Warung Tanpa Warung

Jika kita pernah melihat diskon di supermarket yang harga jauh dibawah harga warung atau bahkan minimarket, tentu saja kita sangat tertrik untuk membeli barang dengan harga diskon tersebut. Namun dibalik itu semua ternyata ada sebuah peluang usaha yang cukup menarik dengan memanfaatkan harga-harga diskon tersebut. Lalu bagaimana kita memanfaatkannya? Bagaimana strategi dan tips dari bisnis yang bisa kita ambil keadaan seperti itu? Okay coba kita bahas sedikit mengenai hal ini.

Sebelum itu saya ingin cerita sedikit mengenai sebuah obrolan penulis denan seorang pedagang angkringan, dia bercerita bahwa anaknya yang lagi merantau di Jakarta ternyata membuka sebuah usaha yang cukup unik, yaitu membuka usaha warung berjalan dengan mensuplai ke warung warung kecil menengah dengan memanfaatkan harga diskon yang ada di sebuah supermarket atau tempat grosir. Dengan rajin mengecek harga diskon yang ada di supermarket yang ada di sekitar dia, maka dia bisa tahu barang-barang apa yang sedang ada diskon, lalu siap dah dia belanja harga diskon tersebut lalu barang diantar ke warung warung dengan harga yang masih rendah tapi masih mendapatkan untung. Lumayan cerdik juga anak pedagang angkringan ini, dia bisa memanfaatkan peluang usaha mendirikan asebuah warung berjalan atau tanpa memiliki warung dengan modal yang mepet (modal mepet bukan berarti tanpa modal, tapi dengan harga kulakan yang jauh dibawah harga pasaran karena dalam kondisi lagi diskon).

Nah dari cerita orang ini bisa kita simpulkan bahwa ini bisa menjadi sebuah bisnis usaha yang cukup menjanjikan jika kita bisa memanfaatkan momen dan kondisi seperti itu. Jika kita bisa dengan cerdik dan teliti dalam mensiasati peluang bisnis yang kemungkinan akan diambil nantinya maka bukan tidak mungkin kita bisa menjalanai dan sukses dengan usaha model seperti ini. Okay lalu bagaimana kita memulainya?

Untuk pertama kali jika kita ingin mengambil peluang usaha mendirikan warung dengan model mepet ini maka sebaiknya ada beberapa langkah yang harus kita cermati. Yang pertama adalah kita mensurvei beberapa supermarket yang ada dikota kita atau kota terdekat dengan kita. Jika ada brosur berlanganan yang menginfokan barang barang diskon seperti di carefour, lottemart wholesale atau sejenisnya maka kita bisa mendeteksi dan mengetahui kapan dan dimana diskon itu ada. Selain berlangganan brosur, anda bisa juga rajin berkinjng kesana dan minta nomer telpon mereka dan tanyakan kapan diskon kan diadakan. Dengan metode ini maka  anda bisa tidak ketinggalan akan harga-harga diskon yang akan diadakan masing-masing supermarket tersebut. Ohya selain brosuer biasanya di website mereka, akan diinformasikan juga diskon yang sedang berlangsung, ini malah memudahkan anda dalam mengecek harga terbaru dari masing-masing supermarket tersebut.

Setelah kita sudah memiliki chanel untuk kulakan produk/barang yang akan anda jual, maka sebaiknya anda juga mengambil kangkah kedua, diantaranya adalah mensurvei warung-warung kecil dan menengah yang ada di sekitar anda, dan bisa juga di warung kota terdekat dengan anda. Tawarkan kepada mereka jika anda bisa meberikan barang yang mereka butuhkan dengan harga yang lebih murah daripada tempat merek kulakan, namun akan di infokan melalui telepon jika barang tersbut ada (tentunya ini tergantung diskon yang ada di supermarket) okehkarena itu swbaiknya anda mempunyai banyak chanel supermarket yang menyediakan diskon secara berkala. Katankan kepada warung tersebut bahwa anda bisa mengantarnya. Para pemilik warung ini terkadang tidak memiliki informasi diskon dan juga tidak memiliki waktu untuk kulakan ditempat yng jarakny agak jah dari mereka, dan tentunya ini menjadi sebuah kesempatan yang  bisa anda manfaatkan.

Strategi model pemasaranyapun bisa anda kreasikan sesuai selera, kreativitas memang diperlukan disinin, anda bisa memanfaatkan peluang usaha ini dengan cara berbeda, memiliki brang tapi tidak punya warung, karena andalah yang mensuplai kepada para pemilik warung yang ada disekitar anda. Konsep ini simpel dan tidak ribet, namun anda memerlukan modal juga dalam membeli barang diskon. Lalu apabila anda tidak memiliki modal bagaimana? Jika modal hanya sedikit bagaimana? Untuk artikel kali ini saya tidak ingin mengulas bagaimana cara mendapatkan modal dengan cepat tanpa hutang, di artikel kedepan insyaAllah coba saya mengenai hal tersebut. Selamat mencoba jika memang patut untuk dicoba, dan mohon maaf jika memang ide ini hanya biasa saja, karena memang hanya berasal dari pengalaman pedagang angkringan yang sharing pendapat dengan penulis.

Sunday, August 26, 2012

Peluang Usaha Kuliner Tanpa Warung



Hello.. jumpa lagi di artikel mengenai bisnis usaha yang ada di lingkungan kita. Kali ini saya ingin membahas sebuah peluang usaha kuliner yang tidak memerlukan warung sebagai tempat menjajakan barang dagangan, khususnya makanan atau kuliner. Lalu bagaimana dan apa sih modelnya? mari  kita lanjut dibawah ..

Bisnis usaha kuliner saat ini memang sudah menjadi salah satu trend usaha yang menjanjikan jika kita bisa menyiasatinya dan mengambil kesempatan yang ada. Tapi biasanya usaha jenis ini membutuhkan modal yang tidak sedikit, masalahnya alat masak, bahan baku juga memerlukan modal dan yang paling mahal adalah tempat/kios warung yang harus dipakai untuk menjajakan danganan tersebut apalagi jika lokasinya strategis bisa dibilang begh ... harga selangit dah. Ketiga hal ini mau tidak mau harus dipikirkan jika kita ingin membuka usaha kuliner. Lalu bagaimana kita bisa mensiasati ketiga hal ini?

Di artikel kali ini saya tidak membicarakan mengenai modal bahan baku dan peralatan masak. Yang ingin dibahas disini adalah bagaimana bisa berjualan kuliner tapi tanpa memiliki warung sendiri. Nah, berawal dari ketika ngobrol di sebuah warung angkringan di Jogja. Ketika itu ada orang yang datang dan tahu-tahu menaruh dagangan segepok sate daging ayam kalo tidak salah, padahal dia bukan pemilik warung angkringan disitu. Usut punya usut ternyata orang tersebut memang setiap hari mensuplai sate ayam ke warung-warung angkringan yang ada di Jogja, denger-denger sih lebih dari satu warung yang dia suplai.

Melihat fenomena seperti ini kan bisa dikatakan bahwa orang yang mensuplai sate tersebut tidak perlu memiliki warung sendiri untuk menjajakan sate ayamnya bukan? dia memanfaatkan warung orang lain yang bisa-bisa warung tersebut memang strategis tempatnya.

Bisa dikatakan hal ini adalah sebuah peluang usaha kuliner yang cukup kreatif dan menghemat modal. Anda tinggal menentukan jenis makanan apa yang sekiranya bisa dititipkan di warung-warung makan yang lokasi-lokasinya strategis dan silahkan sharing profit dengan pemilik warung, maka anda sudah bisa menghemat biaya marketing dan biaya tempat. Namun sebisa mungkin makanan atau barang dagangan kuliner anda memang merupakan makanan yang banyak dicari didaerah tersebut. Silahkan jalan-jalan jajan di warung sambil survei untuk bisa menetukan jenis dagangan apa saja yang bisa anda setorkan dan titipkan disana.

Model bisnis ini cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja selagi bisa memanfaatkan peluang usaha kuliner ini dengan baik. Semoga sedikit ulasan artikel ini bisa menambah wawasan dunia usaha bagi kita semua.

Thanks

Monday, July 16, 2012

Peluang Usaha Warung Grosir Berjalan

(sumber gambar : murahgrosir.com)

Jumpa lagi di artikel yang membahas beberapa kesempatan bisnis yang ada di sekitar kita. Untuk kali ini marilah kita membahas sedikit mengenai peluang usaha warung grosir namun berjalan/bergerak. Bagaimana maksudnya? coba kita ulas secara singkat saja ya.

Dari bermula obrolan dengan pedagang angkringan yang anaknya membuka bisnis warung yang barang-barangnya berasal dari hasil diskon berbagai supermarket/mall besar dan di ajual lagi. Nah inspirasinya sebenarnya dari situ. Jika anak pedagang tadi mempunyai warung dirumahnya karena memang memiliki lahan, namun bagaimana jika kita tidak memiliki warung yang letaknya strategis? salah satu cara efektif yaitu dengan kita menjemput bola datang ke konsumen.

Prinsip dasar dari peluang usaha grosir ini yaitu, dimana kita mengumpulkan informasi mengenai tempat-tempat supermarket yang sedang diskon  dan kita harus segera belanja disana dan kita jual lagi dengan harga yang lebih murah dari harga normal. Misal seperti beberapa waktu lalu ketika penulis melihat minuman festea di salah satu supermarket yang sedang diskon disana dijual sekitar Rp.4000 an sekian padahal harga normal bisa Rp.6000-Rp.6500 di eceran, nah jika kita bisa membeli dalam jumlah yang relatif besar maka bisa kita jual lagi dengan harga Rp.5.800 maka sudah terlihat lebih murah dan tentunya kita masih untung.

Lalu bagaimana sistem pemasaran warung grosir berjalan ini? sama saja seperti pada artikel sebelumnya, kita buat brosur, kita masukan list harga produk kita dan kita berikan keterangan bahwa setiap bulan bisa produk baru yang bisa dipesan, lalu sebarkan brosur tersebut ke berbagai perumahan, warung kelontong, masyarakat sekitar dan ditempat-tmpat yang sekiranya mendatangkan banyak orderan. Jika ada yang pesan maka anda antar.

Dengan sistem seperti ini dimana anda membeli dari sumber yang membrikan diskon serta anda menjual lagi dengan harga dibawah harga normal, maka setidaknya akan memiliki daya saing yang cukup bagus, apalagi anda mengantar sampai depan pintu konsumen dengan harga yang lebih murah daripada konsuemn harus kewarung wah pastinya peluang usaha ini cukup menarik untuk dicoba.