Showing posts with label kambing etawa. Show all posts
Showing posts with label kambing etawa. Show all posts

Thursday, November 7, 2013

Panen Duit Dengan Budidaya Kambing Etawa


Budidaya Kambing Etawa

Umumnya analisa kambing etawa yang dibuat oleh referensi yang ada sifatnya sangat ideal. Hal ini terkadang membuat para pemula ragu apakah perhitungan tersebut realistis? dapatkah peternakan kambing etawa saya nanti mendapatkan keuntungan seperti dalam analisa? bagaimana seandainya analisa tersebut salah?. Pertanyaan-pertanyaan seperti ini sangat mungkin dan hampir pasti muncul dalam membaca suatu analisa bisnis kambing etawa.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan analisa perhitungan beternak kambing etawa itu menjadi kurang valid adalah:

1. Letak kandang terhadap sumber pakan hijauan. Letak kandang kambing etawa yang jauh dari sumber pakan tentu membutuhkan biaya yang lebih daripada yang kandang yang dekat dengan sumber pakan.

2. Biaya hidup di daerah tempat kandang. Biaya untuk membuat infrastruktur kandang tentunya berbeda untuk tiap daerah. Biaya meliputi harga bangunan dan upah tukang. Demikian juga upah pegawai anak kandang sudah pasti berbeda.

3. Daya serap pasar akan produk ternak kambing etawa setiap daerah berbeda. Sebagai contoh harga susu kambing setiap daerah bervariasi. Bahkan di daerah tertentu belum tentu kita dapat menjual susu kambing etawa.

4. Tujuan beternak berbeda dengan tujuan yang dianalisa dalam referensi. Beternak kambing etawa untuk kontes tentu akan berbeda dengan beternak kambing etawa untuk susu dan pedaging.

5. Harga kambing etawa dalam realita berbeda dengan harga dalam analisa referensi. Pada umumnya harga kambing etawa dalam analisa lebih murah dibandingkan dengan harga yang sekarang. Dapat juga perbedaan harga ini disebabkan perbedaan harga tiap daerah.

pakan kambing etawa sengon

Diperlukan kebijakan dalam menyikapi suatu analisa usaha beternak kambing etawa. Jangan sampai analisa-analisa tersebut membuat para pemula menjadi enggan untuk beternak atau bahkan terlalu berharap (over expectation). Terlalu berharap untuk mendapatkan keuntungan dari analisa-analisa yang ada akan mengakibatkan suatu usaha ternak dapat langsung tutup ketika menemui suatu kendala.

Beberapa langkah bijak yang dapat dilakukan:

1. Menjadikan analisa-analisa yang ada sebagai gambaran kasar dari keuntungan yang mungkin didapat. Semua usaha pasti menguntungkan asal dilakukan dengan fokus dan konsisten. Tidak mesti keuntungan yang anda dapat lebih rendah daripada analisa tersebut.

2. Memperhatikan letak kandang terhadap sumber pakan hijauan. Salah satu kunci sukses beternak kambing etawa adalah menekan biaya pakan. Perlu diperhatikan juga keseterdiaan pakan konsentrat seperti ampas tahu atau bungkil jagung (tumpi).

3. Mengetahui daya serap pasar terhadap produk ternak kambing etawa. Dengan mengetahui daya serap pasar akan menentukan tujuan beternak kambing etawa. Apakah untuk pedaging, susu atau kontes.

4. Membangun infrastruktur sesuai dengan jumlah kambing etawa yang akan dipelihara dan modal yang dimiliki. Sebagai contoh sangat bagus untuk memiliki kandang terbuat dari kayu dan beratap genteng. Namun jika belum ada modal, maka kayu dapat diganti bambu dan genteng dapat diganti asbes. Intinya adalah mendahulukan yang perlu agar peternakan dapat berjalan. Pemilihan infrastruktur juga harus mempertimbangkan perkembangan usaha. Tujuannya adalah untuk efisiensi penggunaan modal.

5. Memilih kambing peranakan etawa atau kambing etawa yang sesuai dengan tujuan beternak dan modal yang dimiliki. Harga kambing etawa ras kaligesing di pasaran saat ini cukup mahal. Dengan membeli bibit atau induk kambing etawa ras senduro yang lebih murah dan berkualitas akan dapat mengurangi biaya pembelian kambing perah dan pedaging.

6. Mulai dari mudah, murah dan kecil. Hal ini memberi kesempatan bagi peternak kambing etawa pemula untuk belajar aspek-aspek manajemen ternak kambing etawa. Selain itu mengurangi resiko kerugian jika ada kambing yang mati.

7. Berpikir ke depan untuk mengembangkan dan membesarkan peternakan kambing etawa. Dengan prinsip ini diharapkan peternak tidak terburu-buru untuk mengambil semua laba tanpa memperhitungkan pembesaran kandang (seperti perluasan kandang atau penambahan kambing etawa). Hendaknya keuntungan yang didapat dapat diputar lagi untuk memperbesar aset peternakan kambing etawa.

8. Selalu membuka diri untuk selalu belajar ilmu ternak kambing etawa. Konsultasi antar sesama peternak kambing etawa dan yang telah berhasil dapat membantu pemahaman manajemen ternak yang baik dan benar.

kandang bambu kambing etawa

Beternak kambing etawa adalah salah satu bisnis atau usaha yang paling mudah dan kecil resikonya. Harga kambing dari tahun ke tahun bukannya tambah murah. Meskipun sudah banyak peternak kambing namun permintaan pasar masih tinggi. Hal ini disebabkan faktor populasi penduduk, religius (akikah, kurban dan hajatan), ekspor dan inflasi.

Resiko beternak kambing etawa termasuk kecil. Hal ini disebabkan kambing etawa adalah kambing unggulan yang tahan akan penyakit. Hal ini tidak seperti sapi atau ayam yang sangat rentan terhadap penyakit.

Disamping itu pemeliharan kambing etawa cukup mudah. Kandang dapat dibuat dari bambu. Tidak membutuhkan pakan khusus selain hijauan daun dan konsentrat (jika ada). Lantai kandang kambing yang berkisi-kisi memungkinkan kotoran (srintil) langsung jatuh ke tanah. Srintil dapat dibiarkan di tanah tanpa menimbulkan bau (asal kering). Srintil ini dengan sendirinya dapat terurai dengan halus dan hasilnya dapat dijual sebagai pupuk.

Sumber :epetani.deptan.go.id





Tuesday, September 24, 2013

Tambang Emas Dari Ternak Kambing Jawa Randu

Kambing jawa randu adalah kambing persilangan antara kambing ras Etawa dari India dengan Kambing lokal jenis kambing kacang asli dari pulau Jawa. kambing jawa randu memiliki karekteristik yang agak unik, antara lain bisa menghasilkan atau sebagai produsen susu kambing yang lumayan besar, bentuk badan kambing jawa randu berpostur tinggi besar mengikuti bentuk ras Etawa, kambing jawa randu mudah di pelihara dengan berbagai jenis pakan,

Jenis kambhing jawa randu merupakan kambing jenis genjah yang memungkinkan pertambahan bobot berat badannya bisa dipacu dengan waktu yang singkat, untuk itu banyak peternak kambing yang memelihara jenis kambing jawa randu sebagai tambang emas mereka.

Kambing jawa randu lebih banyak terdapat di beberapa daerah seperti Jawatengah, Jogja dan Jawa timur. Selama ini pemanfaatan daging kambing jawa randu lebih banyak kepada supply untuk kebutuhan kuliner sperti warung sate kambing. Para pengusaha warung sate kambing lebih memilih jenis kambing jawa randu karena jenis ini dagingnya tidak banyak mengangung lemak.

Menjelang Hari Raya Idul Adha, jenis kambing jawa randu menjadi salah satu idola yang banyak dicari untuk dijadikan hewan Qurban. Harga kambing jawa randu berkisar antara 1,5jt sampai dengan 2,2 jt.

Apabila Anda sedang mencari kambing qurban, kami siap untuk mensupply kambing jenis jawa randu dengan kualitas baik. Untuk informasi pemesanan kambing Qurban jawa randu, silahkan menghubungi Bp.Sumaryono di nomer handphone sebagai berikut : 0856-4233-4500. Kami siap mensupplay berapapun kebutuhan kambing Qurban Anda.

Friday, August 16, 2013

Pupuk Cair Organik Dari Urine kambing

Apa Itu PCO?

Produk utama yang dapat dimanfaatkan dari peternakan ruminansia besar dan ruminansia kecil antara lain daging, susu dan kulit yang telah terbukti mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Hasil sampingannya berupa kotoran feces yang dimanfaat sebagai pupuk organik berupa kompos juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, maka saat ini urine juga ternyata mulai menjadi komoditi berharga jika dapat dimanfaatkan dengan baik.

Oleh karena itu sebagai salah satu potensi dalam bidang peternakan, maka perlu melihat peluang-peluang dari produk-produk peternakan yang dapat dimanfaatkan. Salah satu peluang, yang dapat dimanfaatkan yaitu kotoron dan limbah urine sebagai bahan baku pembuatan pupuk cair organik. Saat ini penggunaan pupuk organik makin meningkat sejalan dengan berkembangnya pertanian organik. Dengan sentuhan inovasi teknologi, limbah urine diproses (difermentasi) menjadi pupuk cair dengan kandungan hara tinggi berbahan limbah urine (biourine) sebagai nutrisi tanaman sehingga menjadikan salah satu pendapatan bagi setiap peternak.

Pemanfaatan limbah urine sebagai salah satu pupuk organik memberikan hasil yang cukup menjanjikan, sehingga peternak sudah bisa memperoleh hasil sebelum ternak itu dijual. Harga urine yang sudah diolah dan menjadi pupuk cair, berkisar antara Rp 7.000 - Rp 8.000/liter. Pemanfaatan urine ini sangat berpotensi, sehingga perlu memberdayakan peternak agar semua produk dari ternak bisa dimanfaatkan untuk mendatangkan keuntungan secara ekonomis, meski awalnya perlu ada pendampingan terhadap peternak, terutama soal teknik atau cara menampung urine hingga proses pembuatan menjadi pupuk cair.

Manfaat PCO
Pupuk organik mempunyai efek jangka panjang yang baik bagi tanah, yaitu dapat memperbaiki struktur kandungan organik tanah dan selain itu juga menghasilkan produk pertanian yang aman bagi kesehatan, sehingga pupuk organik ini dapat digunakan untuk pupuk yang ramah lingkungan.


Kandungan PCO
Pupuk organik ramah lingkungan dari limbah ternak itu bisa memutus ketergantungan petani terhadap pupuk urea atau pupuk kimia lainnya. Dari hasil penelitian Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang, urine kambing mengandung kadar nitrogen 36,90-37,31 %, fosfat 16,5-16,8 ppm, dan kalsium 0,67-1,27 %. Menurut Djoni, kandungan nitrogen pada urine kambing sama dengan yang ada pada pupuk SP36, yaitu 36 persen nitrogen, atau tak beda jauh dengan kandungan nitrogen pupuk urea, yakni 45 persen.

Dengan demikian, para petani tak perlu repot memikirkan dan membeli pupuk urea, cukup tanaman dipupuk dengan menggunakan pupuk organik yang berasal dari limbah urine domba kambing. Dimana 2 kilogram pupuk urea bisa diganti dan setara dengan 2,5 liter urine domba kambing. Data menyebutkan, satu ekor domba kambing menghasilkan 2,5 liter urine per hari. Dengan demikian, penggunaan pupuk cair organik dari urine ini dapat menambah keuntungan  para petani peternak, karena dapat mengurangi biaya operasional perawatan tanaman.

Harga PCO
    5 liter Rp120.000
    1 liter Rp25.000
    0,5 liter Rp15.000