Showing posts with label parrot. Show all posts
Showing posts with label parrot. Show all posts

Friday, July 12, 2013

Burung Betet Yang Tetap Populer Dan Mudah Dipelihara

Burung Betet merupakan hobi yang cukup umum bagi  para penggemar burung parrot atau burung paruh bengkok.  Burung betet merupakan satwa yang mudah ditemukan di pasar burung dan cukup populer sebagai satwa peliharaan.
Betet biasa (Psittacula alexandri) adalah sejenis burung anggota suku bayan.  Burung ini sebarannya cukup luas, ditemukan mulai dari kaki pegunungan Himalaya, Cina selatan, Asia Tenggara, hingga Indonesia, jenis ini adalah yang paling tersebar luas di antara genusnya dan merupakan spesies yang memiliki banyak variasi geografis.  Bulunya yang berwarna hijau cerah dan dapat dibuat jinak inilah yang dijadikan daya tarik memelihara burung betet. Apabila betet biasa ini sudah jinak, dapat dijadikan mainan dan dilepas-lepas tanpa sangkar dan tali atau rantai.  Peirlakunya yang lucu membuat burung betet banyak diburu di habitat aslinya, sehingga populasinya di alam menurun dengan cepat. Tapi di tempat-tempat tertentu masih dapat ditemukan dengan mudah dalam jumlah besar.
Nama ilmiah burung betet untuk menghormati Alexander Agung, yang tentaranya mengenalkan betet ke eropa barat ketika kembali dari daratan Asia ke Macedonia sana.
Di habitat alaminya, Betet biasa hidup bergerombol dalam jumlah banyak, baik saat terbang maupun beristirahat dan bersarang dalam kelompok. Biasanya, dalam sebatang pohon bisa ditempati banyak sarang yang tidak berjauhan  di dalam lubang pohon mati.
Di Dunia ada beberapa sub species burung betet yaitu:
  • Psittacula alexandri abbotti ; menyebar di Kepulauan Andaman.
  • Psittacula alexandri alexandri ; di Jawa dan Bali, diintroduksi ke wilayah Kalimantan Selatan.
  • Psittacula alexandri cala ; Pulau Simeulue, Aceh.
  • Psittacula alexandri dammermani ; di Kepulauan Karimunjawa, Kabupaten Jepara.
  • Psittacula alexandri fasciata; kaki gunung Himalaya (mulai Uttar Pradesh utara hingga ke Arunachal Pradesh danAssam, India), lalu ke timur melewati Asia Tenggara hingga China Selatan, diintroduksi ke Singapura, Hongkong, dan beberapa kota di Provinsi Guangdong, China.
  • Psittacula alexandri kangeanensis ; Kepulauan Kangean.
  • Psittacula alexandri major; Kepulauan Banyak, Aceh.
  • Psittacula alexandri perionca ; Pulau Nias, Sumatera Utara.
Perawatan burung betet sangat mudah karena betet burung yang tidak rewel.  Burung betet menyukai buah, biji-bijian  dan sayuran. Banyak pemilik betet yang hanya memberikan jagung manis saja kepada betet peliharaannya. Untuk membedakan jantan dan betina agak susah, bagi yang sudah berpengalaman bisa melakukan pembedaan kelamin pada burung muda dengan melihat bagian cere atau bagian di atas pangkal paruh, di sekitar lubang hidungnya. Burung muda betina memiliki cere melengkung hingga ke dahi, sedangkan burung jantan muda cenderung datar di dahi. Selain itu, burung muda betina juga memiliki wajah berwarna biru.

MELATIH BURUNG PARUH BENGKOK AGAR JINAK DAN TIDAK TERBANG

Burung, Betet, Nuri, Burung Kakatua atau burung paruh bengkok lainnya terkenal sebagai burung cerdas dan bisa dilatih.  Anda tentu pernah lihat ada burung nuri atau betet yang bisa naik sepeda atau pandai berhitung.    Tentu punya kebanggan tersendiri saat burung paruh bengkok kesayangan kita sangat menurut pada kita bahkan tidak terbang meski tidak dirantai.
Jika melihat potensinya, tentu sayang bila burung betet atau nuri hanya bisa bertengger saja tidak jelas sambil teriak-teriak hehe....Sebenarnya kalau dilatih dalam waktu tidak terlalu lama burung nuri atau betet kita akan jinak.   Yang dimaksud burung jinak bukan berarti burung diam saja ketika dipegang, atau mendekat kalau didekati orang.  Definisi Burung jinak secara umum adalah burung yang bebas dari tekanan di sekitarnya, burung yang tidak takut lagi kepada makhluk hidup di sekitarnya terutama terhadap manusia.
Banyak cara untuk menjinakkan burung nuri. Burung bisa jinak dalam waktu lama juga bisa cepat. dan faktor penentunya  pada diri kita sendiri yaitu sempat atau nggak sempat. Berikut cara menjinakkan burung Nuri Betet (Paruh Bengkok)

1.  Faktor Kandang

Kandang tertutup kurang efektif untuk menjinakkan burung nuri.  Sebaiknya gunakan kandang terbuka dengan mengandalkan rantai sebagai pengamannya. Jika burung nuri anda sangat liar, sebaiknya diletakkan di tempat ramai atau bagian rumah yang sering dilewati angkota keluarga. Hal ini agar burung nuri terbiasa dengan manusia. Jangan justru digantung di tempat tersembunyi karena Anda takut burung kelabakan. Jika nuri kelihatan takut/gugup sebaiknya diletakkan agak tinggi selama sepekan kemudian posisi agak diturunkan. Lakukan selama sepekan, turunkan lagi, sepekan mendatang turunkan lagi sampai posisi normal.

2.  Rajin Dimandikan

Biasanya saya memandikan burung nuri dengan disemprot pakai semprotan sampai basah kuyup. Nggak masalah dia kelabakan kesana-kemari saat disemprot. Benar-benar basah kuyup sampai menggigil kedinginan dan nggak kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering. Tapi terkadang saya tergesa-gesa untuk kekantor, masukkan langsung ke sangkar juga nggak apa-apa, dan gantung di tempatnya.

Ada beberapa fungsi memandikan nuri sampai basah kuyup :

a. Mempercepat rasa lapar. Pada saat basah kuyup nuri akan merasa lapar bukan karena kekurangan nutrisi, beda kan kalau kita memang sengaja tidak memberi pakan burung secara rutin atau cukup, yang dalam hal ini burung benar2 kekurangan semua nutrisi. Kalau dengan memandikan, maka rasa lapar hanya disebabkan dia terlalu banyak membakar karbohidrat untuk memanaskan tubuh.

b. Dalam proses penjinakan ketika burung basah kuyup kita dapat memberikan pelajaran bahwa meskipun nuri hanya bisa diam, manusia yang berlalulalang disekitarnya bukanlah ancaman.

3.  Pemberian Makanan

Ketika lapar maka burung akan semakin merasa tergantung pada kita. Memang kelemahan burung peliharaan ada pada perutnya, pada saat memberikan makanan adalah moment yang tepat untuk menjinakkan nuri anda. Untuk menghindari patukan si burung awalnya saya memberikan makanan dengan menggunakan lidi, semakin lama lidi semakin pendek, akhir kata coba deh taruh makanan di tangan kita. Kalau udah berani dia mendekat dan makan di tangan kita itu udah tanda mulai jinak.
Setelah mulai akrab lepasin itu burung nuri, tapi kasih rantai yg agak berat biar dia bisa jalan tapi ngak bisa terbang. Nah kalau udah sampai tahap begini makin sering dah kasih makan dari tangan kita lama lama naik tuh burung ke badan, boleh dibilang udah jinak & nggak bakal terbang.

Itulah sejumlah cara menjinakkan burung yang bisa kita pilih. Kalau ketiga cara itu bisa kita laksanakan/kombinasikan berbarengan, maka dalam waktu nggak sampai sebulan burung liar sudah jadi relatif jinak. Menjinakkan burung dengan cara itu memang membawa sejumlah konsekuensi, misalnya burung yang semula sudah mau ngriwik/bunyi, jadi agak macet karena stres. Burung yang semula mulus, jadi luka atau rusak bulu. Tapi semua adalah bagian dari proses.
Selamat berlatih, dan perlu digaris bawahi bahwa ketekunan sangatlah diperlukan.

Friday, May 24, 2013

BURUNG NURI BAYAN JANTAN DAN BETINA YANG BEDA WARNA

Burung Nuri Bayan sangat digemari oleh pecinta burung paruh bengkok alias parrot karena warnanya yang indah cerah menarik hati.   Nuri Bayan ini punya warna yang sangat berbeda antara jantan dan betina, dan menurut saya, justru warna burung yang betina lebih menarik. Jika tidak tahu bisa-bisa dikira dua jenis yang berbeda padahal cuma beda jantan betina saja. Bahkan pada saat-saat awal burung ini diidentifikasi oleh ahli burung, dikira Nuri Bayan jantan dan betina adalah dua spesies yang berbeda. Ini disebabkan karena perbedaan warna bulu yang sangat jauh bedanya antara jantan dan betina.  Biasanya burung parrot punya pasangan tetap alias monogami.  Nuri bayan betina yang bulunya lebih cantik justru punya banyak pasangan jantan  lebih dari satu ekor.

Nuri Bayan Jantan punya warna dominan hijau denan paruh oranye, sedangkan nuri bayan betina warna dominannya adalah merang dan ungu dan paruh hitam. 

Nuri Bayan atau juga sering disebut dengan burung Bayan, nama ilmiahnya Eclectus roratus.  Burung ini berukuran sedang, dengan panjang sekitar 43cm, termasuk salah satu jenis dari genus burung paruh-bengkok Eclectus. 

Daerah sebaran Nuri Bayan adalah di hutan dataran rendah, savana, hutan bakau dan perkebunan kelapa di Maluku, kepulauan Sunda Kecil, Irian, Australia, Papua Nugini dan Kepulauan Solomon. Ada sekitar sembilan subspesies Nuri Bayan di alam liar, tersebar di daerah-daerah tersebut.

Keunikan nuri bayan betina adalah kebiasaan buruknya yang tega sekali membunuh anaknya yang jantan saat musim paceklik tiba. Karena itu di alam lebih banyak dijumpai nuri bayan yang betina dibanding yang jantan.
Saat bertelur, Nuri Bayan betina akan menghasilkan 2 telur, dan jika menetas semua, biasanya anakan akan berjenis kelamin berbeda (jantan dan betina). 

Makanan utama Nuri Bayan adalah buah-buahan. Buah favoritnya delima dan pepaya. Namun jika berminat menangkarnya, Anda bisa juga menyediakan beberapa jenis buah seperti mangga, jambu biji, pisang, melon.