Bagi yang pingin memelihara ikan koi namun tidak mau repot dengan urusan kolam yang harus banyak pernak perniknya, pilihan terbaik bagi anda adalah dengan memelihara ikan koi lokal. Dari sisi harga juga lebih murah, lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan penyakit, dan pastinya anda tidak perlu repot-repot dengan urusan segala macam filter. Saya sendiri sudah membuktikannya selama 3 tahun memelihara koi lokal bahkan tanpa filter dan aerasi segala, koi saya masih hidup dengan damai dan masih bisa dinikmati keelokannya. Cucok bukan apalagi buat kita yang berkantung pas-pasan.
Banyak juga koi lokal yang berkualitas dan tidak kalah dengan koi impor asli dari jepang. Para penghobi koi sudah tidak asing lagi dengan koi blitar. Koi Blitar kabarnya sudah diakui secara internasional tentang genetiknya. Koi Loka sendiri adalah hasil persilangan antara koi asli jepang dengan ikan tombro yang memang punya warna unik juga. Blitar merupakan sentra koi terbesar di Indonesia. Demikian juga dengan Cisaat, Sukabumi dan juga daerah daerah lainnya. Koi lokal memang kalah pamor dengan koi impor namun itu bukan berarti koi lokal lebih jelek kualitasnya. Koi lokal Blitar yang berkualitas baik bahkan ada yang menyamai kualitas koi impor bahkan untuk seorang pemula tidak akan bisa membedakannya. Tahun demi tahun kualitas koi lokal Blitar mengalami peningkatan seiring dengan pengalaman dari para peternak itu sendiri juga selektifnya dalam pemilihan induk.
Koi Blitar atau koi lokal yang berkualitas tinggi ternyata tidak kalah keindahan dan corak warnanya dibandingkan dengan koi impor yang berharga mahal. Dalam memilih koi yang perlu diperhatikan adalah tidak tergesa-gesa, teliti, cermat, sabar dan memperhatikan seluruh penampilan koi secara seksama meliputi bentuk badan, gaya berenang, pola warna, kecerahan warna, kesehatan koi. Koi blitar memiliki kualitas yang cukup baik.
Koi murah bisa anda dapatkan dengan membeli di sentra pasar ikan hias. Dalam memilih koi diperlukan kecermatan dan pengalaman, pilihlah penjual koi yang bisa dipercaya, penjual koi yang jujur dan baik akan memberikan informasi koi yang akan dijual kepada pembeli dengan sebenarnya.
Koi lokal yang hendak anda beli sebaiknya memenuhi kriteria koi bermutu dan bagus yaitu bentuk badan, kecerahan warna, pola warna, keelokan serta keangunannya. Koi dianggap bagus bila memiliki warna yang cemerlang
Showing posts with label koi. Show all posts
Showing posts with label koi. Show all posts
Friday, February 22, 2013
Wednesday, February 20, 2013
Tips Memilih Koi Berkualitas
Kualitas koi
Koi yang berkualitas sebenarnya adalah persoalan selera masing-masing ada yang suka koi begini ada juga yang suka koi dengan pola warna tertentu. Kualitas yang tinggi merupakan perpaduan antara warna-warna putih, merah, hitam, dan bentuk badan secara keseluruhan. Secara umum, kualitas koi identik dengan poin yang berlaku di dalam penjurian perlombaan koi. Bentuk badannya, warnanya, pola warna, dan keanggunannya. Mendapatkan kualitas yang bagus adalah suatu hal yang sangat kita harapkan. Dan pastilah koi demi-kian akan mendapatkan nilai yang tinggi apabila diikutkan dalam perlombaan. Adalah salah besar apabila kita selama ini hanya menganggap bahwa nilai seekor koi hanya ditentukan oleh pola warna badannya ataupun dari besarnya saja.
Pola warna koi
semua tanda-tanda dalam tubuh koi haruslah seimbang. Bagian putih pada mulut dan bagian ekor paling penting. Kepala yang membentuk huruf seharusnya ideal, tapi yang berbentuk unik yang sering dibutuhkan. Dua bagian yang menjadi pusat penilaian adalah bagian kepala dan bahunya dan daerah ekor. Daerah kepala dan punggung jauh lebih penting dibandingkan daerah ekor. Warna merah pada kepala harus lebar dan tegas. Garis putih pada leher sangat diharapkan sekali pada seekor kohaku. Pada daerah ekor yang sangat diharapkan adalah warna putih yang bersih, tidak kehitam-hitaman.
Pola warna yang keiihatan berat pada daerah ini sungguh tidak diharapkan. Warna merah yang buram misalnya, sangat tidak diharapkan hadir pada daerah ini. Pola Warna dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Warna koi :
warna koi yang dianggap bagus adalah yang benar-benar cemerlang. Artinya jika dalam seekor koi terdapat warna putih, maka putihnya harus benar-benar putih tanpa ada gradasi kehitam-hitaman. Demikian pula jika pada koi terdapat warna merah, maka merahnya harus mencolok, tidak boleh kemerah-merahan. Hitam pun demikian. Inilah yang sering dipakai untuk membedakan antara koi lokal dengan harga lokalnya dibandingkan koi impor dengan harganya yang selangit. Koi lokal umumnya warnanya belum sempurna benar, lain dengan koi impor yang sudah tidak diragukan lagi.
Selain gradasi warna, bercak atau titik yang tidak "layak" tidak boleh ada. Misalnya saja pada bagian badan yang berwarna putih bersih tidak boleh ada setitik pun warna merah atau warna hitam. Masing-masing warna harus terpisah secara nyata, dan masing-masing mempunyai hidang yang berbeda. Antara warna merah, putih, hitam, dan warna lain harus terpisah dan tidak boleh bercam-pur. Bintik putih pun tidak boleh hadir pada bidang yang berwarna merah ataupun hitam. Jika kita temukan koi yang tubuhnya diselimuti selaput putih, itu merupakan pertanda bahwa koi sedang ke-dinginan.
Bentuk badan koi
bentuk badannya bisa dilihat saat koi berenang, karena bentuk badan yang sempurna akan berpengaruh langsung pada gaya berenangnya. Demikian pula sebaliknya. Walaupun seekor koi mempunyai corak warna yang sangat indah dan montok, tapi jika sirip-nya tidak lengkap, koi tersebut dinilai jelek. Walaupun tidak mutlak, sebaiknya kedua sisi badannya simetris. Dan harus diingat, seekor induk betina yang sedang "mengandung" perutnya lebih buncit. Ini jangan disalahartikan bahwa ikan koi tersebut perutnya tidak normal. Harus diingat pula, ada dua bentuk badan yang abnormal yaitu: Cacat dan kurang makan. Jika seekor koi tak bersirip atau mata-nya hilang sebelah, jelas koi tersebut cacat dan jangan sekali-kali dipilih kendati dijual murah.
Secara rinci, bentuk badan yang harus diperhatikan adalah seperti berikut:
1. Garis punggung lurus dan punggung melengkung wajar
jika kita perhatikan dari atas, garis punggung koi harus terlihat lurus dan ketika mereka bergerak meliuk punggungnya melengkung dengan wajar. Jika dilihat dari samping, maka garis sebelah atas badannya dan bawah badannya membentuk lengkung yang wajar. Artinya, sebelah atas badannya tidak boleh terlalu melengkung, tapi sebelah bawah juga jangan sampai membentuk garis lurus. Koi yang ketika berenang membentuk lengkungan yang tajam pada badannya sendiri tidak pantas untuk dipilih.
2. Sirip tumbuh sempurna dan cantik
sirip yang cantik dan besarnya sesuai dengan badannya, menjadikan koi tampak cantik. Yang paling penting di antara semua sirip adalah sirip dada. Sirip ini tidak boleh cacat karena penyakit atau cacat bawaan. Beberapa koi yang karena keku-rangan makan biasanya mempunyai sirip yang kerdil (kecil).
Sirip ekor dan sirip punggung koi sering ditemu-kan cacat. Begitu pula halnya dengan sirip perut atau sirip anal. Usahakan memilih koi yang mempunyai bentuk sirip sempurna.
3. Kepala berbentuk sempurna
beberapa wajah koi enak dilihat, tapi beberapa lagi tidak. Ada koi yang mempunyai hidung bersan-dar ke depan, dan sebagian lagi ada yang mancung. Bentuk hidung koi ini, kendati berbeda, keduanya dianggap kurang bagus. Yang bagus adalah koi dengan bentuk hidung yang wajar, tidak terlalu menonjol, tapi juga tidak tenggelam dalam timbun-an daging.
Cacat rahang paling menentukan. Boleh jadi cacat ini disebabkan oleh penyakit gill root (akar insang) yang menyerang koi ketika masih kecil. Cacat yang disebabkannya sangat besar pengaruhnya terhadap penilaian koi. Kepala koi menjadi besar dan lebar, dan sangat tidak enak dipandang. Penyakit ini memang mempengaruhi bentuk mulut dan insang. Antara mata, mulut, dan rahang harus sama bagusnya dan membentuk suatu bangunan yang serasi dan sempurna.
4. Perbandingannya serasi
perbandingan antara panjang, lebar, dan tinggi merupakan kunci bagus tidaknya koi. Yang dimak-sudkan di sini adalah angka paling besar antara perbandingan panjang badan dan tinggi adalah satu. Itu yang paling bagus. Namun pada umumnya angka rasio ini berkisar antara 1-2,6 hingga 1-3,0 dan biasanya angka ini sudah cukup memadai.
Source : http://www.o-fish.com/
Koi yang berkualitas sebenarnya adalah persoalan selera masing-masing ada yang suka koi begini ada juga yang suka koi dengan pola warna tertentu. Kualitas yang tinggi merupakan perpaduan antara warna-warna putih, merah, hitam, dan bentuk badan secara keseluruhan. Secara umum, kualitas koi identik dengan poin yang berlaku di dalam penjurian perlombaan koi. Bentuk badannya, warnanya, pola warna, dan keanggunannya. Mendapatkan kualitas yang bagus adalah suatu hal yang sangat kita harapkan. Dan pastilah koi demi-kian akan mendapatkan nilai yang tinggi apabila diikutkan dalam perlombaan. Adalah salah besar apabila kita selama ini hanya menganggap bahwa nilai seekor koi hanya ditentukan oleh pola warna badannya ataupun dari besarnya saja.
Pola warna koi
semua tanda-tanda dalam tubuh koi haruslah seimbang. Bagian putih pada mulut dan bagian ekor paling penting. Kepala yang membentuk huruf seharusnya ideal, tapi yang berbentuk unik yang sering dibutuhkan. Dua bagian yang menjadi pusat penilaian adalah bagian kepala dan bahunya dan daerah ekor. Daerah kepala dan punggung jauh lebih penting dibandingkan daerah ekor. Warna merah pada kepala harus lebar dan tegas. Garis putih pada leher sangat diharapkan sekali pada seekor kohaku. Pada daerah ekor yang sangat diharapkan adalah warna putih yang bersih, tidak kehitam-hitaman.
Pola warna yang keiihatan berat pada daerah ini sungguh tidak diharapkan. Warna merah yang buram misalnya, sangat tidak diharapkan hadir pada daerah ini. Pola Warna dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Warna koi :
warna koi yang dianggap bagus adalah yang benar-benar cemerlang. Artinya jika dalam seekor koi terdapat warna putih, maka putihnya harus benar-benar putih tanpa ada gradasi kehitam-hitaman. Demikian pula jika pada koi terdapat warna merah, maka merahnya harus mencolok, tidak boleh kemerah-merahan. Hitam pun demikian. Inilah yang sering dipakai untuk membedakan antara koi lokal dengan harga lokalnya dibandingkan koi impor dengan harganya yang selangit. Koi lokal umumnya warnanya belum sempurna benar, lain dengan koi impor yang sudah tidak diragukan lagi.
Selain gradasi warna, bercak atau titik yang tidak "layak" tidak boleh ada. Misalnya saja pada bagian badan yang berwarna putih bersih tidak boleh ada setitik pun warna merah atau warna hitam. Masing-masing warna harus terpisah secara nyata, dan masing-masing mempunyai hidang yang berbeda. Antara warna merah, putih, hitam, dan warna lain harus terpisah dan tidak boleh bercam-pur. Bintik putih pun tidak boleh hadir pada bidang yang berwarna merah ataupun hitam. Jika kita temukan koi yang tubuhnya diselimuti selaput putih, itu merupakan pertanda bahwa koi sedang ke-dinginan.
Bentuk badan koi
bentuk badannya bisa dilihat saat koi berenang, karena bentuk badan yang sempurna akan berpengaruh langsung pada gaya berenangnya. Demikian pula sebaliknya. Walaupun seekor koi mempunyai corak warna yang sangat indah dan montok, tapi jika sirip-nya tidak lengkap, koi tersebut dinilai jelek. Walaupun tidak mutlak, sebaiknya kedua sisi badannya simetris. Dan harus diingat, seekor induk betina yang sedang "mengandung" perutnya lebih buncit. Ini jangan disalahartikan bahwa ikan koi tersebut perutnya tidak normal. Harus diingat pula, ada dua bentuk badan yang abnormal yaitu: Cacat dan kurang makan. Jika seekor koi tak bersirip atau mata-nya hilang sebelah, jelas koi tersebut cacat dan jangan sekali-kali dipilih kendati dijual murah.
Secara rinci, bentuk badan yang harus diperhatikan adalah seperti berikut:
1. Garis punggung lurus dan punggung melengkung wajar
jika kita perhatikan dari atas, garis punggung koi harus terlihat lurus dan ketika mereka bergerak meliuk punggungnya melengkung dengan wajar. Jika dilihat dari samping, maka garis sebelah atas badannya dan bawah badannya membentuk lengkung yang wajar. Artinya, sebelah atas badannya tidak boleh terlalu melengkung, tapi sebelah bawah juga jangan sampai membentuk garis lurus. Koi yang ketika berenang membentuk lengkungan yang tajam pada badannya sendiri tidak pantas untuk dipilih.
2. Sirip tumbuh sempurna dan cantik
sirip yang cantik dan besarnya sesuai dengan badannya, menjadikan koi tampak cantik. Yang paling penting di antara semua sirip adalah sirip dada. Sirip ini tidak boleh cacat karena penyakit atau cacat bawaan. Beberapa koi yang karena keku-rangan makan biasanya mempunyai sirip yang kerdil (kecil).
Sirip ekor dan sirip punggung koi sering ditemu-kan cacat. Begitu pula halnya dengan sirip perut atau sirip anal. Usahakan memilih koi yang mempunyai bentuk sirip sempurna.
3. Kepala berbentuk sempurna
beberapa wajah koi enak dilihat, tapi beberapa lagi tidak. Ada koi yang mempunyai hidung bersan-dar ke depan, dan sebagian lagi ada yang mancung. Bentuk hidung koi ini, kendati berbeda, keduanya dianggap kurang bagus. Yang bagus adalah koi dengan bentuk hidung yang wajar, tidak terlalu menonjol, tapi juga tidak tenggelam dalam timbun-an daging.
Cacat rahang paling menentukan. Boleh jadi cacat ini disebabkan oleh penyakit gill root (akar insang) yang menyerang koi ketika masih kecil. Cacat yang disebabkannya sangat besar pengaruhnya terhadap penilaian koi. Kepala koi menjadi besar dan lebar, dan sangat tidak enak dipandang. Penyakit ini memang mempengaruhi bentuk mulut dan insang. Antara mata, mulut, dan rahang harus sama bagusnya dan membentuk suatu bangunan yang serasi dan sempurna.
4. Perbandingannya serasi
perbandingan antara panjang, lebar, dan tinggi merupakan kunci bagus tidaknya koi. Yang dimak-sudkan di sini adalah angka paling besar antara perbandingan panjang badan dan tinggi adalah satu. Itu yang paling bagus. Namun pada umumnya angka rasio ini berkisar antara 1-2,6 hingga 1-3,0 dan biasanya angka ini sudah cukup memadai.
Source : http://www.o-fish.com/
Saturday, November 10, 2012
DESAIN KOLAM KOI IDEAL
Ketika merancang kolam Anda harus terlebih dahulu memilih lokasi Anda. Di bawah pohon besar bukanlah ide yang baik karena daun jatuh akan menjadi masalah yang terus-menerus. Juga Anda harus bersusah payah untuk menggali tanah melalui akar yang padat. Tempat yang memiliki naungan parsial dan tidak ada aliran air dari alat penyiram terdekat mungkin ideal. Koi lebih suka tempat teduh, tapi mereka membutuhkan juga cahaya matahari untuk menjaga kesehatan yang baik .
Setelah memutuskan lokasi Anda kemudian perlu kemudian menentukan kedalaman. Koi suka kedalaman 90 sampai 1,3 meter. Semakin dalam lebih baik bagi koi untuk berkembang, karena lebih stabil temperatur air. Namun anda harus melengkapi dengan filtrasi yang bagus, agar anda bisa melihat semua bagian bawah kolam ikan koi yang dalamnya diatas 1 meter.
Setelah Anda memiliki umum lay out, penempatan dan gaya kolam ikan koi kita dapat mulai untuk fokus pada beberapa elemen dasar yang masuk ke kolam koi . Anda perlu mempertimbangkan keseluruhan dinamika dan aliran ketika merancang kolam. Anda tidak ingin daerah dengan sirkulasi yang buruk. Yang terbaik membuat bagian seperti mangkuk sehingga sampah tidak terjebak dan secara alami akan mengalir ke bottom drain .
Aspek berikutnya adalah filter atau penyaringan. Ada dua jenis penyaringan, mekanis, dan biologis. Keduanya sama pentingnya. Filtrasi mekanis harus datang sebelum biologis dalam desain keseluruhan.
Deanagn cara ini limbah padat akan dibuang sebelum mencapai bio filter. Jika limbah padat diizinkan masuk bio filter maka dengan cepat akan menyumbat media dan membunuh semua bakteri. Ada banyak jenis filter mekanis dan biologis di pasar di segala macam rentang harga. Satu hal yang perlu diingat ketika memilih sistem filter adalah tujuan Anda secara keseluruhan dengan kolam. Jika Anda ingin Tampilkan besar kualitas koi, maka Anda akan perlu sistem penyaringan berkualitas tinggi untuk memberikan kualitas air yang unggul. Jika Anda puas dengan hanya beberapa nice looking koi dan Anda tidak peduli dengan konformasi dan pengembangan warna, maka Anda dapat menggunakan sesuatu yang sedikit kurang canggih.
Beberapa hobiis ingin air sangat jernih akan menginstal UV filter. UV akan membantu mencegah 'hijau air' atau dikenal sebagai mekar ganggang. UV filter adalah alat berharga di koi pond filtrasi dan harus dipertimbangkan jika anggaran memungkinkan. Perlu diingat meskipun bahwa air hijau bukan musuh. Bahkan koi akan berkembang dalam air hijau. Tetapi jika Anda tidak dapat melihat ikan mungkin kurang lengkap.. jadi terserah Anda.
Setelah filter, Anda bisa mempertimbangkan untuk membuat air terjun atau waterwall. Ini bisa sangat menyenangkan untuk melihat dan mendengarkan suara gemericik air. Mereka juga akan membantu aerasi air. Tapi air terjun tidak satu-satunya pilihan. Jet air kecil yang akan membantu dalam sirkulasi kolam. Pilihan lain adalah bar semprot. Ini adalah alat semprotan air permukaan kolam ikan koi. Jangan tahut menggunakan semua tiga unsur di atas pada saat yang sama untuk sirkulasi dan aerasi air kolam koi.
Setelah memutuskan lokasi Anda kemudian perlu kemudian menentukan kedalaman. Koi suka kedalaman 90 sampai 1,3 meter. Semakin dalam lebih baik bagi koi untuk berkembang, karena lebih stabil temperatur air. Namun anda harus melengkapi dengan filtrasi yang bagus, agar anda bisa melihat semua bagian bawah kolam ikan koi yang dalamnya diatas 1 meter.
Setelah Anda memiliki umum lay out, penempatan dan gaya kolam ikan koi kita dapat mulai untuk fokus pada beberapa elemen dasar yang masuk ke kolam koi . Anda perlu mempertimbangkan keseluruhan dinamika dan aliran ketika merancang kolam. Anda tidak ingin daerah dengan sirkulasi yang buruk. Yang terbaik membuat bagian seperti mangkuk sehingga sampah tidak terjebak dan secara alami akan mengalir ke bottom drain .
Aspek berikutnya adalah filter atau penyaringan. Ada dua jenis penyaringan, mekanis, dan biologis. Keduanya sama pentingnya. Filtrasi mekanis harus datang sebelum biologis dalam desain keseluruhan.
Deanagn cara ini limbah padat akan dibuang sebelum mencapai bio filter. Jika limbah padat diizinkan masuk bio filter maka dengan cepat akan menyumbat media dan membunuh semua bakteri. Ada banyak jenis filter mekanis dan biologis di pasar di segala macam rentang harga. Satu hal yang perlu diingat ketika memilih sistem filter adalah tujuan Anda secara keseluruhan dengan kolam. Jika Anda ingin Tampilkan besar kualitas koi, maka Anda akan perlu sistem penyaringan berkualitas tinggi untuk memberikan kualitas air yang unggul. Jika Anda puas dengan hanya beberapa nice looking koi dan Anda tidak peduli dengan konformasi dan pengembangan warna, maka Anda dapat menggunakan sesuatu yang sedikit kurang canggih.
Beberapa hobiis ingin air sangat jernih akan menginstal UV filter. UV akan membantu mencegah 'hijau air' atau dikenal sebagai mekar ganggang. UV filter adalah alat berharga di koi pond filtrasi dan harus dipertimbangkan jika anggaran memungkinkan. Perlu diingat meskipun bahwa air hijau bukan musuh. Bahkan koi akan berkembang dalam air hijau. Tetapi jika Anda tidak dapat melihat ikan mungkin kurang lengkap.. jadi terserah Anda.
Setelah filter, Anda bisa mempertimbangkan untuk membuat air terjun atau waterwall. Ini bisa sangat menyenangkan untuk melihat dan mendengarkan suara gemericik air. Mereka juga akan membantu aerasi air. Tapi air terjun tidak satu-satunya pilihan. Jet air kecil yang akan membantu dalam sirkulasi kolam. Pilihan lain adalah bar semprot. Ini adalah alat semprotan air permukaan kolam ikan koi. Jangan tahut menggunakan semua tiga unsur di atas pada saat yang sama untuk sirkulasi dan aerasi air kolam koi.
Friday, November 9, 2012
Memilih Bibit Koi Yang Punya Potensi Bagus
Banyak kali penggemar Koi membeli koi kecil dan memilih koi yang tampaknya jadi. Jadi disini maksudnya berwarna warna merah tua, ada warna hitam dan putih cerah. Sementara koi yang sudah jadi memiliki daya tarik langsung, sering kali di koi muda tidak jadi saat dewasa. Seperti ikan koi yang berwarna merah tua warna dapat pecah dan memudar. Anda kemudian berakhir dengan koi yang tidak nice looking seperti ketika Anda membelinya.
Anda bisa menghindari ini dengan membeli koi muda yang belum jadi. Tidaklah mudah tahu masa depan koi dan Anda harus mengembangkan mata untuk warna apa yang akan Anda lakukan. Mengembangkan mata ini biasanya memakan waktu tahun. Anda perlu untuk menonton banyak koi tumbuh dan berkembang. Memilih koi dengan banyak potensi adalah keterampilan yang sering kali mengambil waktu seumur hidup anda untuk sempurna. Tetapi ada beberapa hal dasar yang dapat membantu Anda memilih koi yang punya banyak potensi.
Pertama Lihatlah Hi (merah). Pada koi muda ini sering warna oranye yang lebih ringan dan hal itu akan berubah merah gelap karena lebih dewasa. warna oranye sering dirujuk sebagai 'lembut'. Sebuah contoh yang baik oranye lembut dapat dilihat di foto pertama koi di atas. Koi muda dengan Hi merah gelap biasanya laki-laki dan memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk kehilangan Hi mereka dalam beberapa tahun.
Selanjutnya lihat untuk warna Sumi (hitam). Sumi jauh lebih sulit untuk diprediksi. Itu bisa datang, memudar, dan kemudian kembali tahun kemudian. Kadang-kadang dibutuhkan bertahun-tahun untuk datang, kadang-kadang tidak pernah datang. Biasanya jika Anda memiliki air keras (tinggi kadar gH) maka Sumi akan berkembang lebih cepat. Pada saat muda koi mendasari sumi memiliki cahaya warna kebiru-biruan. Ini akan mengembangkan hitam dan punya potensi untuk datang kemudian. Koi muda dengan banyak tinta hitam gelap lagi mungkin laki-laki dan punya kesempatan yang lebih baik kehilangan warna agak cepat. foto di tengah di atas adalah contoh yang sangat baik pengembangan Sumi.
Terakhir kita melihat putih. Pada ikan yang lebih muda, putih dapat sedikit merah muda. Ini adalah sempurna dilihat sebagai warna piring tidak sepenuhnya dikembangkan. Koi muda dapat memiliki sangat kabur (sashi ). Ini disebabkan oleh warna putih yang menutupi merah putih di bawahnya. Seiring pertambahan usia maka warna putih akan lebih mengental yang sashi (blur) akan hilang.
Anda bisa menghindari ini dengan membeli koi muda yang belum jadi. Tidaklah mudah tahu masa depan koi dan Anda harus mengembangkan mata untuk warna apa yang akan Anda lakukan. Mengembangkan mata ini biasanya memakan waktu tahun. Anda perlu untuk menonton banyak koi tumbuh dan berkembang. Memilih koi dengan banyak potensi adalah keterampilan yang sering kali mengambil waktu seumur hidup anda untuk sempurna. Tetapi ada beberapa hal dasar yang dapat membantu Anda memilih koi yang punya banyak potensi.
Pertama Lihatlah Hi (merah). Pada koi muda ini sering warna oranye yang lebih ringan dan hal itu akan berubah merah gelap karena lebih dewasa. warna oranye sering dirujuk sebagai 'lembut'. Sebuah contoh yang baik oranye lembut dapat dilihat di foto pertama koi di atas. Koi muda dengan Hi merah gelap biasanya laki-laki dan memiliki kesempatan yang lebih tinggi untuk kehilangan Hi mereka dalam beberapa tahun.
Selanjutnya lihat untuk warna Sumi (hitam). Sumi jauh lebih sulit untuk diprediksi. Itu bisa datang, memudar, dan kemudian kembali tahun kemudian. Kadang-kadang dibutuhkan bertahun-tahun untuk datang, kadang-kadang tidak pernah datang. Biasanya jika Anda memiliki air keras (tinggi kadar gH) maka Sumi akan berkembang lebih cepat. Pada saat muda koi mendasari sumi memiliki cahaya warna kebiru-biruan. Ini akan mengembangkan hitam dan punya potensi untuk datang kemudian. Koi muda dengan banyak tinta hitam gelap lagi mungkin laki-laki dan punya kesempatan yang lebih baik kehilangan warna agak cepat. foto di tengah di atas adalah contoh yang sangat baik pengembangan Sumi.
Terakhir kita melihat putih. Pada ikan yang lebih muda, putih dapat sedikit merah muda. Ini adalah sempurna dilihat sebagai warna piring tidak sepenuhnya dikembangkan. Koi muda dapat memiliki sangat kabur (sashi ). Ini disebabkan oleh warna putih yang menutupi merah putih di bawahnya. Seiring pertambahan usia maka warna putih akan lebih mengental yang sashi (blur) akan hilang.
Subscribe to:
Posts (Atom)



