Thursday, December 6, 2012

Budidaya Kelengkeng Pingpong

Buah kelengkeng yang satu ini punya ukuran istimewa yaitu sebesar bola pingpong. Kelengkeng varietas pingpong berasal dari Vietnam di daerah sekitar delta sungai Mekong dan Vietnam bagian tenggara. Di daerah asalnya, kelengkeng varietas pingpong (kelengkeng pingpong) dikenal dengan nama Xuongcomvang. Seperti saudaranya kelengkeng jenis Diamond river, Kelengkeng pingpong ini merupakan tanaman asli daerah tropis. Hal inilah yang membedakan dengan Itoh (E-daw) yang merupakan tanaman subtropis.

Kelengkeng pingpong sangat mudah untuk dibudidayakan di tanah terbuka ataupun untuk keperluan tabulampot (tanaman buah dalam pot) sebagai penghias halaman rumah. Sangat cocok ditanam di daerah panas pada lahan yang sempit sekalipun asalkan berada di tempat terbuka (mendapat sinar matahari langsung).

Selain buahnya yang besar, rasanya yang manis, aroma kelengkeng pingpong juga lebih wangi daripada kelengkeng lokal ataupun kelengkeng yang sering kita jumpai di supermarket yang sering kita sebut kelengkeng bangkok. Keunggulan lain dari kelengkeng jenis ini adalah ia bisa panen (panen besar) tiga kali dalam setahun, sedangkan sub-pembuahan bisa terjadi sepanjang tahun asalkan nutrisi untuk tanaman ini cukup. Jadi selama setahun penuh dapat menikmati buah kelengkeng pingpong. Selain itu tanaman ini nyaris tanpa hama, pengalaman saya musuh utama pada saat pertumbuhan adalah belalang sedangkan pada saat berbuah adalah kalong (kelelawar).

Cara Tanam dan Pemeliharaan

Untuk bibit ukuran besar siapkan lubang 0,75m x 0,75m x 0,75m sedang untuk bibit yang kecil siapkan lubang ukuran 0,5m x 0,5m x 0,5m dengan media campuran 1:1:1 masing-masing untuk tanah : pasir atau sekam : pupuk kandang (sebaiknya gunakan pupuk kandang dari kotoran kambing, karena punya kadar phosphate lebih besar daripada kotoran sapi). Sebaiknya campuran media dibiarkan dalam lubang selama seminggu, untuk kemudian digunakan untuk menanam (hal ini supaya mikroba dari pupuk kandang dapat menyebar dengan baik kecampuran media sehingga media lebih gembur dan juga memberikan waktu adaptasi bagi bibit yang akan ditanam terhadap kondisi lingkungan sekitar).

Pada saat penanaman sobek bagian bawah dari karung atau polybag, jangan dari bagian pinggir wadah supaya media dan akar tidak goyang. Apabila perawatannya baik (sering dipupuk, disiram dan didangir) biasanya tanaman dari stek akan mulai berbunga dan berbuah pada umur 8-12 bulan. Sedangkan yang dari biji bisa mulai berbuah pada umur 21-24 bulan.

Sekedar mengingatkan sebaiknya penyiraman dan penyemprotan pupuk dilakukan pada malam hari atau pagi hari sebelum matahari terbit, hal ini lebih efektif karena pada saat itulah stomata pada daun terbuka.

Sumber : http://putrakencanaarta.wordpress.com/

Wednesday, December 5, 2012

Teknik Pembibitan Bunga Dahlia

Dalam berbisnis bunga harus mempunyai banyak variasi bunga. Salah satu bunga yang mempunyai permintaan banyak adalah bunga dahlia. Hal ini akan mengu tungkan jika bunga dahlia yang kita tanam tumbuh dengan baik. Dalam berbudidaya bunga dahlia, hal yang harus diperhatikan agar bunga tumbuh dengan baik adalah pembibitan yang baik. Berikut adalah cara pembibitan bunga dahlia yang baik.

Teknik Penyemaian Bibit

a) Perbanyakan generatif dengan benih
Dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan warna bunga yang baru dan lebih bervariasi. Benih berasal dari tanaman dahlia yang sehat berumur 5 bulan. Benih langsung disemai di atas persemaian yang telah disiapkan. Bedengan persemaian dibuat di atas tanah dengan lebar 1 m dan panjang tergantung besar lahan dengan arah Utara-Selatan. Bedengan dibuat dari campuran humus, pupuk kandang sapi dan tanah yang subur dengan perbandingan 1:1:1. Tinggi bedengan 5 cm. Bibit disebarkan merata di atas bedengan dan ditutup tipis-tipis dengan tanah. Pada musim kemarau bedengan ditutup dengan daun pisang yang telah dicuci atau karung goni yang bersih agar kelembaban bedengan terjaga. Bedengan perlu diberi naungan bila persemaian dilakukan pada musim hujan. Naungan berupa plastik transparan setinggi 80 cm di sisit timur dan 60 cm di sisi barat. Setelah benih berkecambah dan berdaun dua helai, penutup (daun pisang/karung goni) dibuka. Bibit dipelihara dipersemaian sampai berdaun sempurna 2 buah, pada stadia ini akar tanaman belum menyentuh dasar bedengan dan dipindahtanamkan ke polibag transparan 18×15 cm berisi campuran sekam dan pupuk kandang sapi (6:1). Setelah tanaman berdaun 6 helai, dilakukan pindahtanam kedua ke dalam polybag transparan 30×20 cm berisi media yang sama. Di dalam polybag ini tanaman dipelihara sampai berbunga selama 1,5-2 bulan dan siap untuk dijual.

b) Perbanyakan vegetatif dengan stek
Dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan bunga dengan warna dan bentuk yang sama dan untuk dahlia besar yang tidak dapat berbiji. Bahan stek diambil dari tunas ketiak yang berukuran 7-10 cm. Untuk menghindari penyakit, gunakan pisau stek/pisau tajam yang bersih untuk memotong tunas. Pembibitan dilakukan di polybag transparan 30×20 cm berisi campuran sekam padi dan pupuk kandang (6:1) dan dipelihara sampai siap jual tanpa dipindahtanam selama 3 hari.

c) Perbanyakan vegetatif dari ubi
Dilakukan pada dahlia kaktus dan semi kaktus. Ubi diambil dari tanaman berumur 7 bulan. Untuk mendapatkan ubi, batang tanaman yang telah habis masa berbunga pertamanya dipotong sampai 10 cm dari permukaan tanah. Tanah digali dan ubi diangkat bersama dengan batang utamanya.

Pemeliharaan Penyemaian

a) Tanaman di Persemaian
Selama persemaian tanaman disiram satu hari sekali dan tidak diberi pupuk karena makanan sudah cukup banyak didapatkan dari bedengan. Penyiangan gulma harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak bibit yang masih mudah rusak.

b) Tanaman di dalam polibag
Tanaman disiram 1-2 hari sekali (pagi-sore) kecuali jika hari hujan. Gulma jarang tumbuh, jika ada disiangi dengan cara dicabut atau diambil dengan cangkul kecil Untuk mencegah hama/penyakit, tanaman disemprot dengan pestisida antracol/Basudin 2 minggu sekali di saat pergantian musim kemarauhujan dan musim hujan. Pupuk daun Gandasil dan 1 gram NPK diberikan 1 minggu sekali.

Demikian cara pembibitan bunga dahlia yang baik. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://tipspetani.blogspot.com/2012/11/teknik-pembibitan-bunga-dahlia.html

Kisah Bisnis Sampingan Seorang Pedagang Angkringan


Siang itu udara panas menyengat dan angin sepoi terasa disebuah kawasan wisata candi disalah satu peninggalan bersejarah di Yogyakarta. Saya mulai memberikan tekanan gas yang lebih di motor matic supaya cepat sampai ke suatu tempat di kawasan sekitar Candi tersebut. Dari jauh sudah terlihat beberapa motor diparkir di pinggir jalan disamping sebuah warung tenda, dalam pikiran saya, wah sepertinya agak ramai tempatnya. Begitu sampai ditempat itu memang ternyata ada beberapa orang yang sudah ada disitu mereka makan dan minum sambil ngobrol ngalor ngidul di sebuah warung angkringan yang jadwal bukanya hanya pagi sampai sore sekitar pukul 17:00 an saja.

Sapa ramah pedagang angkringan sudah tidak asing ditelinga saya, seperti hari-hari biasanya pasti langsung ditanya "minum apa mas?" Hehe.. Sudah hafal soalnya kadang seminggu bisa 2-3 kali saya mampir ke angkringan ini. Setelah memesan minuman, dimulailah obrolan ringan dengan topik apa saja campur aduk alias gado-gado tidak terkecuali diskusi soal bisnis sampingan yang ditekuni oleh masnya pedagang angkringan ini. Dari obrolan itu ada dua jenis usaha sampingan yang dia jalani, yang pertama menjadi reseller telur puyuh dan yang kedua adalah menjadi penjual ayam jago.

Lagi asik-asiknya ngobrol eh lha kok es teh saya habis, tanpa sadar karena diskusi soal peluang usaha ini makin lama makin asik saja, mulai dari bagaimana dia mengambil produk telur puyuhnya, berapa harga yang ada saat itu dan yang sedang heboh dipasaran, bagaimana suka duka dia ketika mengantar satu keranjang motor telur puyuh dan menyrempet pengendara sepeda motor lannya di derah jalan padat di Kota Baru Yogyakarta. Tidak asik jika ngobrol tapi minuman saya habis, dan akhirnya saya pesan satu gelas es teh lagi. Pada intinya dia sebagai reseller dia harus bisa mencari produsen/penghasil ternak telur puyuh langsung dari tangan pertama, karena jika dijual dipasaran keuntungan bisa mencapai 6000-8000 rupiah sendiri setiap box nya (kalo tidak salah 1 box adalah 100 biji), dia mulai memasarkan ke pasar-pasar di daerah sekitar, sambil memantau harga kompetitor, karena ganti hari bisa saja harga naik turun tanpa diduga cetus dia.

Selain itu disela-sela kesibukan berdagang angkringan dan juga berjualan telur puyuh, dia juga memiliki bisnis usaha lainnya yaitu pedagang ayam jago. Biasanya dia tahu jadwal pasar hewan yang ada di daerah Jogja, sehingga setiap pasar itu ada (hanya hari tertentu saja) dia langsung hunting dan memilih bibit ayam terbaik, lalu dia jual lagi dirumah. Usut punya usut ternyata untungnya malah lumayan bisa mencapai kisaran 50%-75% dari harga dia beli. Ketika jualan ayamnya lancar, dan referensi dari pembeli ke pembeli lainnya mulai banyak, maka ketika pedagang angkringan ini memiliki ayam jago yang baru, kadang tidak butuh waktu sehari ayam jagonya sudah dibeli oleh orang lain dengan harga ciamik tentunya.

Dari cerita tersebut yang ingin saya sampaikan dalah bawha bisnis sampingan bisa dilakukan oleh siapa saja dan dimana saja selagi kita leib kreatif dan mampu melihat peluang usaha yang ada di sekeliling kita. Semoga kita bisa mengambil sedikit manfaat dari sedikit cuplikan kisah seorang pedagang angkringn yang mencoba menambah penghasilan dia dengan berjualan telur puyuh dan ayam jago.

Terima Kasih

Tuesday, December 4, 2012

Teknik Budidaya Bunga Dahlia


1. SEJARAH SINGKAT
Dahlia merupakan tanaman bunga hias berupa tumbuhan tahunan yang tegak. Tanaman ini berasal dari pegunungan Meksiko. Dahlia termasuk tanaman hias yang terlambat dibudidayakan. Di Eropa budidaya dimulai tahun 1789, dari Royal Botanical Garden di Madrid, Spanyol dan menyebar ke seluruh Eropa Barat. Walaupun perkembangannya sangat lambat, pada tahun 1841 sudah terdapat 1.200 varietas. Dahlia didatangkan ke Jawa Barat dari negeri Belanda pada masa penjajahan di abad ke 19. Saat ini dahlia menjadi komoditi bunga potong/bunga pot yang penting di berbagai belahan dunia. Di luar negeri, bunga ini mempunyai prospektif sehingga dibentuk kelompok pemerhati bunga dahlia seperti Dahlia Society of India, National Dahlia Society of United kingdom dan American Dahlia Society.

2. JENIS TANAMAN
Klasifikasi botani tanaman dahlia adalah sebagai berikut:
* Divisi : Spermatophyta
* Sub divisi : Angiospermae
* Kelas : Dicotyledonae
* Keluarga : Compositae
* Genus : Dahlia
* Spesies : Dahlia spp. L.

Tanaman Dahlia yang dibudidayakan terdiri atas Dahlia pohon yang tingginya bisa mencapai beberapa meter dan berupa tanaman perdu (tanaman berkayu namun tetap rendah). Bunga dahlia memiliki warna : putih, kuning, jingga, violet, merah, ungu atau campurannya. Diameter bunga terkecil sekitar 5 cm sedangkan yang terbesar sekitar 30 cm. Spesies dahlia yang ada saat ini adalah D. pinnata, D. variabilis, D. coccinea, D. juarezii.

3. MANFAAT TANAMAN
Bunga dahlia kaktus yang berwarna putih selalu diperdagangkan karena merupakan jenis bunga yang banyak dipakai untuk merangkai bunga dukacita. Jenis Dahlia lain yang kaya warna (dahlia besar dan dahlia kecil) dijual di dalam polibag untuk digunakan sebagai tanaman di luar rumah. Dahlia adalah tanaman berubi. Ubi dahlia mengandung hampir 70 prosen pati dalam bentuk inulin. Inulin murni hasil ekstraksi dari ubi dahlia dimanfaatkan di bidang kedokteran. Jika inulin difermentasi oleh enzim tertentu atau oleh jamur tanah, inulin akan berubah menjadi fruktosa, suatu gula yang banyak digunakan dalam pengawetan makanan atau pembuatan sirup. Karena itu, pemanfaatan inulin dari dahlia melalui biokonversi menjadi gula fruktosa.

4. SENTRA PENANAMAN
Di Indonesia untuk tujuan komersil, dahlia dibudidayakan di dataran tinggi Lembang dan Cianjur (Jawa Barat).

5. SYARAT PERTUMBUHAN
5.1. Iklim

Tanaman ini memerlukan sinar matahari yang berlimpah tanpa naungan.

5.2. Media Tanam
* Tanaman dapat tumbuh di setiap tanah lempung berpasir yang mengandung humus, memiliki tata udara baik dan gembur.
* Keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan tanaman ini antara pH=6,0-8,0.

5.3. Ketinggian Tempat
Tanaman dapat tumbuh baik pada daratan tinggi dengan ketinggian optimum 700-1.000 m dpl.

6. PEDOMAN BUDIDAYA

6.1. Pembibitan

Teknik Penyemaian Bibit
Perbanyakan generatif dengan benih :
Dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan warna bunga yang baru dan lebih bervariasi. Benih berasal dari tanaman dahlia yang sehat berumur 5 bulan. Benih langsung disemai di atas persemaian yang telah disiapkan. Bedengan persemaian dibuat di atas tanah dengan lebar 1 m dan panjang tergantung besar lahan dengan arah Utara-Selatan. Bedengan dibuat dari campuran humus, pupuk kandang sapi dan tanah yang subur dengan perbandingan 1:1:1. Tinggi bedengan 5 cm. Bibit disebarkan merata di atas bedengan dan ditutup tipis-tipis dengan tanah. Pada musim kemarau bedengan ditutup dengan daun pisang yang telah dicuci atau karung goni yang bersih agar kelembaban bedengan terjaga. Bedengan perlu diberi naungan bila persemaian dilakukan pada musim hujan. Naungan berupa plastik transparan setinggi 80 cm di sisit timur dan 60 cm di sisi barat. Setelah benih berkecambah dan berdaun dua helai, penutup (daun pisang/karung goni) dibuka. Bibit dipelihara dipersemaian sampai berdaun sempurna 2 buah, pada stadia ini akar tanaman belum menyentuh dasar bedengan dan dipindahtanamkan ke polibag transparan 18x15 cm berisi campuran sekam dan pupuk kandang sapi (6:1). Setelah tanaman berdaun 6 helai, dilakukan pindahtanam kedua ke dalam polybag transparan 30x20 cm berisi media yang sama. Di dalam polybag ini tanaman dipelihara sampai berbunga selama 1,5-2 bulan dan siap untuk dijual.

Perbanyakan vegetatif dengan stek :
Dilakukan pada dahlia mini untuk mendapatkan bunga dengan warna dan bentuk yang sama dan untuk dahlia besar yang tidak dapat berbiji. Bahan stek diambil dari tunas ketiak yang berukuran 7-10 cm. Untuk menghindari penyakit, gunakan pisau stek/pisau tajam yang bersih untuk memotong tunas. Pembibitan dilakukan di polybag transparan 30x20 cm berisi campuran sekam padi dan pupuk kandang (6:1) dan dipelihara sampai siap jual tanpa dipindahtanam selama 3 hari.

Perbanyakan vegetatif dari ubi :
Dilakukan pada dahlia kaktus dan semi kaktus. Ubi diambil dari tanaman berumur 7 bulan. Untuk mendapatkan ubi, batang tanaman yang telah habis masa berbunga pertamanya dipotong sampai 10 cm dari permukaan tanah.Tanah digali dan ubi diangkat bersama dengan batang utamanya.

Pemeliharaan Penyemaian
Tanaman di Persemaian :

Selama persemaian tanaman disiram satu hari sekali dan tidak diberi pupuk karena makanan sudah cukup banyak didapatkan dari bedengan. Penyiangan gulma harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak bibit yang masih mudah rusak.

Tanaman di dalam polibag :
Tanaman disiram 1-2 hari sekali (pagi-sore) kecuali jika hari hujan. Gulma jarang tumbuh, jika ada disiangi dengan cara dicabut atau diambil dengan cangkul kecil Untuk mencegah hama/penyakit, tanaman disemprot dengan pestisida antracol/Basudin 2 minggu sekali di saat pergantian musim kemarau-hujan dan musim hujan. Pupuk daun Gandasil dan 1 gram NPK diberikan 1 minggu sekali.

6.2. Pengolahan Media Tanam

1. Penanaman di Polybag (dahlia mini dan dahlia besar)
* Media tanam berupa sekam dan pupuk kandang (6:1) dicampur merata.
* Masukkan media ke dalam polybag 30 x 20 cm sampai mengisi 90 prosen volume.
* Buat lubang tanam ditengah media, tambahkan 1 gram pupuk NPK.
* Masukkan bibit dari polybag kecil dan padatkan media di sekitar batang. Siram sampai lembab.
* Selanjutnya tanaman diberi pupuk NPK sebanyak 1 gram setiap dua minggu.
Penyemprotan dengan pestisida Antracol dan Basudin dilakukan jika terlihat gejala serangan penyakit.
* Pemangkasan daun perlu dilakukan agar bunga yang dihasilkan berkualitas baik.
Penjarangan bunga bertujuan untuk mendapatkan bunga dengan ukuran maksimal. Kriteria penjarangan bunga adalah:
-- Di setiap pucuk lateral hanya terdapat 6 kuntum bunga dihitung sampai buku ke tiga untuk tanaman Dahlia mini.
-- Di setiap pucuk utama dan pucuk lateral hanya terdiri atas 3 kuntum bunga untuk tanaman Dahlia yang besar.

2. Pembentukan Bedengan :
Bedengan dibuat dengan lebar 70 cm, tinggi 15 cm dan panjang sesuai dengan kondisi lahan dan jarak antar bedengan 55 cm. Setelah bedengan terbentuk, tanah diolah sedalam 45 cm beberapa kali dengan cangkul. Tambahkan pupuk kandang setebal 15 cm (10-15 ton/ha) dan campur dengan 45 cm tanah bedengan. Haluskan tanah bedengan sampai kedalaman 15 cm. Rapikan kembali bedengan.

6.3. Teknik Penanaman

* Pembuatan Lubang Tanam : Lubang tanam dibuat sedalam 20 x 20 x 20 cm pada jarak tanam 65-75 cm.
* Cara Penanaman Ubi : Ubi diletakkan mendatar di dasar lubang dan tutup dengan tanah setebal 5 cm. Dari tunas yang tumbuh hanya satu atau dua yang dibiarkan tetap tumbuh.

6.4. Pemeliharaan Tanaman

Penjarangan dan Penyulaman :
Untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam dapat dilakukan sampai tanaman berumur 3 minggu. Biasanya bibit tidak tumbuh sempurna jika pengairan terlambat dilakukan terutama jika udara panas. Penjarangan bunga perlu dilakukan terutama jika jumlah bunga dalam satu tangkai terlalu banyak supaya diameter bunga mencapai maksimum. Pada dahlia kaktus (putih) hanya satu bunga yang dibiarkan hidup pada satu tangkai, sedangkan pada dahlia semi kaktus dapat 5 - 6 bunga.

Penyiangan :
Dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma dan pada saat pemupukan serta pembumbunan. Pencegahan tumbuhnya gulma dapat dilakukan dengan menghamparkan mulsa organik di antara tanaman. Ketika tanaman mencapai 1 m, tanaman dibumbun dan disangga dengan 2 batang bambu agar tidak rebah.

Pemupukan :
Dilakukan setiap 10 hari dengan urea, SP-36 dan KCl masing-masing 2 gram atau NPK sebanyak 5 gram. Pemberian pertama 10 hari setelah pindah tanam. Pupuk diberikan di dalam larikan sejauh 15 cm dari pangkal batang. Tutup pupuk dengan tanah.

Pengairan dan penyiraman :
Dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Di awal pertumbuhannya, tanah di sekitar pangkal batang sampai titik terluar tajuk jangan sampai mengering. Pada saat itu, jika perlu tanaman disiram 2-3 kali sehari tergantung dari keadaan cuaca. Setelah itu penyiraman dapat dilakukan setiap 5 hari. Penyiraman juga perlu dilakukan setelah pemberian pupuk.

7. HAMA DAN PENYAKIT

7.1. Hama
Ulat tanah (Agrotis ypsilon Hufn.)
Gejala: ulat menyerang tanaman ubi dan batang. Ulat memotong titik tumbuh atau pangkal batang tanaman sehingga tangkai daun atau batang rebah dan layu terutama di siang hari.
Pengendalian: dilakukan dengan membunuh ulat bersamaan dengan pembubunan dan penyiangan gulma, pemberian furadan walau tidak selalu efektif dan penyemprotan insektisida Indofuran 3G atau Hostathion.

7.2. Penyakit

Embun tepung/Powdery mildew
Penyebab: jamur Oidium tingitanium Sphaetotheca mascularis atau Uncinula necator).
Gejala: bagian yang terserang, terutama daun, tertutup lapisan putih tipis seperti tepung, daun akan mengering dan gugur.
Pengendalian: fungisida Benlate atau Rubigan 120 EC. Serangan terjadi pada masa perpindahan musim dari hujan ke kemarau.

Virus
Penyebab: jenis virus CMV, TSV, TSWV dan DMV.
Gejala: pertumbuhan tanaman abnormal sehingga tanaman kerdil.
Pengendalian: mengendalikan perkembangan vektor serangga seperti aphid atau trips, merendam benih dalam air panas, menghancurkan tanaman terinfeksi dan menyemprotkan insektisida. Metode yang lebih baik untuk mengeliminasi virus adalah menggunakan bibit dari kultur jaringan dan mendeteksi keberadaan virus dengan test ELISA.

8. PANEN

Panen tanaman dahlia dapat berupa bunga dan ubi Ubi yang dijadikan bahan pemanis diambil dari dahlia besar, dahlia kaktus atau semi kaktus.

8.1. Ciri dan Umur Panen
Bunga: tiga bulan setelah tanam, bunga pertama dapat dipetik 2 kali seminggu sampai 4 bulan kemudian. Bunga yang siap dipetik telah mekar penuh dengan diameter 10 cm.
Ubi: ubi dipanen pada waktu tanaman berumur 7 bulan setelah tanam.

8.2. Cara Panen
Bunga: bunga dahlia kaktus (ungu muda) dipetik dengan cara memotong tangkai bunga sepanjang 20 cm dari dasar bunga. Bunga dahlia semi kaktus dipanen dengan cara memotong tangkai bunga sepanjang 50 cm dari dasar bunga.
Ubi: seluruh tanaman dibiarkan tumbuh beberapa hara supaya sisa-sisa makanan di dalam batang utama dapat diserap oleh umbi. Batang dipotong sampai ketinggian 10 cm dari pangkal batang, tanah di sekitar batang digali dan ubi diangkat bersama-sama dengan batangnya.

8.3. Prakiraan Produksi
Bunga: untuk areal tanam 1 tumbak (14 m 2 ), dihasilkan bunga sebanyak 1500 kuntum setiap minggu selama 4 bulan panen.
Ubi: besar ubi dan produksi ubi per batang tergantung dari jenis dahlia. Dahlia kaktus menghasilkan ubi yang besar dan dapat mencapai 2 kg/tanaman. Dalam 10 tumbak (140 m 2 ) dihasilkan 400 kg ubi.

9. PASCAPANEN

Bunga : Setiap 50 tangkai diikat dan dibungkus daun pisang, biasanya bunga langsung dijual ke pasar bunga (konsumen).
Ubi : Untuk mendapatkan gula fruktosa dari ubi dahlia dilakukan perlakuan sebagai berikut:
* Ubi dicuci bersih, dikupas dan dipotong-potong setebal 1 cm.
* Potongan ubi digodog dengan air selama 20 menit.

10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA TANAMAN

10.1. Analisis Usaha Budidaya
Perkiraan analisis budidaya dahlia didasarkan pada luas lahan 30 tumbak (420 m2) pada tahun 1999 di Lembang, Jawa Barat.

1. Biaya produksi :
* Sewa lahan 420 m2 untuk 1 musim tanam Rp. 100.000,-
* Bibit: 2000 @ Rp. 1.000,- Rp. 2.000.000,-
* Pupuk
-- Pupuk kandang Rp. 45.000,-
-- Pupuk buatan Rp. 525.000,-
* Pestisida Rp. 750.000,-
* Alat (polibag, sekam dll) Rp. 2.750.000,-
* Tenaga kerja Rp. 2.625.000,-
* Lain-lain Rp. 500.000,-
* Jumlah biaya produksi Rp. 9.295.000,-
2. Pendapatan: 25.000 kuntum x 16 minggu @ Rp.35,- Rp. 14.000.000,-
3. Keuntungan: Rp. 4.705.000,-
4. Parameter kelayakan usaha : 1. rasio output/input = 1,506

Harga dahlia mini di dalam polibag antara Rp. 600,- sampai Rp. 1.000,- dan dahlia besar di dalam polibag antara Rp.1.000,- sampai Rp.1.500,-. Tanaman dijual di kebun dan selalu habis sebelum bunganya mekar. Dengan biaya produksi termasuk buruh sekitar Rp. 350,- sampai Rp. 400,- per polibag, penjualan dahlia sebagai tanaman pot atau tanaman di luar rumah akan menguntungkan.

10.2. Gambaran Peluang Agribisnis
Dahlia adalah tanaman hias yang sangat digemari di manca negara tetapi di Indonesia belum terlalu populer. Berbagai festival Dahlia sering dilaksanakan di Inggris, Amerika atau India. Masa depan bunga ini di Indonesia akan lebih baik seiring dengan minat masyarakat untuk menjadikan bunga sebagai salah satu kebutuhan. Sebenarnya, potensi dahlia yang sangat menjanjikan adalah tingginya kandungan inulin di dalam ubi. Inulin ini dapat diubah menjadi gula fruktosa. Saat ini Indonesia masih mengimpor gula fruktosa. Agribisnis bunga dahlia dengan tujuan menjadikannya sebagai tanaman penghasil inulin atau gula akan menghadapi masa yang cerah. Harga inulin, harga sirup fruktosa Rp. 3.100,-/kg (1990).

11. STANDAR PRODUKSI

11.1. Ruang Lingkup
Standar produksi meliputi: klasifikasi dan standar mutu, cara pengambilan contoh dan pengemasan.
11.2. Deskripsi : …
11.3. Klasifikasi dan Standar Mutu : Mutu dan pengepakan bunga untuk ekspor ke pasaran Internasional sangat ditentukan oleh negara pengimpor.
11.4. Pengambilan Contoh
Dari satu partai atau lot bunga dahlia yang terdiri atas maksimum 1.000 kemasan, contoh diambil secara acak sejumlah seperti tersebut dalam data di atas:

* Contoh yang diambil semua, jumlah kemasan bunga dalam partai 1–5.
* Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 5, jumlah kemasan bunga dalam partai 6–100.
* Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 7, jumlah kemasan bunga dalam partai 101–300.
* Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 9, jumlah kemasan bunga dalam partai 301–500.
* Contoh yang diambil sekurang-kurangnya 10, jumlah kemasan bunga dalam partai 501–1001.

Dari setiap kemasan contoh yang dipilih secara acak diambil sekurang-kurangnya tiga tangkai bunga. Untuk kemasan contoh dengan isi kurang dari tiga tangkai, diambil satu tangkai. Dari sejumlah tangkai yang terkumpul kemudian diambil secara acak contoh yang berjumlah sekurang-kurang lima tangkai diuji. Petugas pengambil contoh harus memenuhi syarat, yaitu orang yang telah dilatih terlebih dahulu dan diberi wewenang untuk melakukan hal tersebut.

11.5. Pengemasan

* Pangkal tangkai bunga dahlia potongan dimasukan ke dalam tube berisi cairan pengawet/dibungkus dengan kapas kemudian dimasukan ke dalam kantong plastik berisi cairan pengawet lalu dikemas dalam kotak karton/kemasan lain yang sesuai.

* Satu ikatan terdiri dari 20 tangkai bunga dan dibungkus dengan pembungkus dari kertas khusus Sleeves. Kuntum tidak tertutup seludang, pangkal bunga diberi kapas basah.

* Pengepakan dilakukan dalam kotak kardus dengan kapasitas 10 ikatan. Pada bagian luar kemasan diberi tulisan:
-- Nama barang.
-- Jenis mutu.
-- Nama atau kode produsen/eksportir.
-- Jumlah isi.
-- Negara tujuan.
Pengangkutan dilakukan dengan alat angkut bersuhu udara 7-8 derajat C dengan kelembaban udara 60-65 %.

12. DAFTAR PUSTAKA

Bailey, L. H. 1937. The Standard Cyclopedia of Horticulture. Macmillan Company. New York.
Fisher, A. A. Virus Infection in Dahlia-Part II. Indian Dahlia Annual 1998:57-60
Lutony, T.L. 1993. Tanaman Sumber Pemanis. Penebar Swadaya. Jakarta
Molzer, V. 1986. Flore des Jardins. GRÜND. Paris
Vinayananda, S. 1998. Flowerbad Dahlias. Indian Dahlia Annual 1998:22-24

Sumber : Sistim Informasi Manajemen Pembangunan di Perdesaan, BAPPENAS

Read more: http://datapendidik.blogspot.com/2012/06/teknik-budidaya-bunga-dahlia.html

Monday, December 3, 2012

Tips Merawat Bunga Dahlia

Bunga dahlia merupakan bunga yang tumbuhnya semusin atau tahunan, biasanya tumbuh dari musim semi sampai musim panas. Bunga dahlia berasal dari negara Meksiko, sehingga bunga dahlia merupakan bunga nasional negara Meksiko. Bunga ini merupakan bunga yang potensial untuk dikembangbiakan. Secara finasial, bunga dahlia sangat bermanfaat dan menguntungkan karena keindahan dan nilai jualnya yang relatif baik terutama untuk industri bunga potong dan tanaman pot.

Bunga dahlia merupakan bunga yang cukup menarik hati para pencinta bunga. Agar bunga dahlia ini dapat berkembang dan tumbuh dengan baik dan indah, maka harus dirawat dengan baik pula. Berikut adalah cara merawat bunga dahlia dengan baik.

Pemeliharaan Tanaman
Dalam merawat atau memelihara bunga dahlia ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan yaitu sebagai berikut :

1) Penjarangan dan Penyulaman
Untuk mendapatkan pertumbuhan yang seragam dapat dilakukan sampai tanaman berumur 3 minggu. Biasanya bibit tidak tumbuh sempurna jika pengairan terlambat dilakukan terutama jika udara panas. Penjarangan bunga perlu dilakukan terutama jika jumlah bunga dalam satu tangkai terlalu banyak supaya diameter bunga mencapai maksimum. Pada dahlia kaktus (putih) hanya satu bunga yang dibiarkan hidup pada satu tangkai, sedangkan pada dahlia semi kaktus dapat 5 – 6 bunga.

2) Penyiangan
Dilakukan sesuai dengan pertumbuhan gulma dan pada saat pemupukan sert pembumbunan. Pencegahan tumbuhnya gulma dapat dilakukan dengan menghamparkan mulsa organik di antara tanaman. Ketika tanaman mencapai 1 m, tanaman dibumbun dan disangga dengan 2 batang bambu agar tidak rebah.

3) Pemupukan
Dilakukan setiap 10 hari dengan urea, SP-36 dan KCl masing-masing 2 gram atau NPK sebanyak 5 gram. Pemberian pertama 10 hari setelah pindah tanam. Pupuk diberikan di dalam larikan sejauh 15 cm dari pangkal batang. Tutup pupuk dengan tanah.

4) Pengairan dan penyiraman
Dilakukan sesuai pertumbuhan tanaman. Di awal pertumbuhannya, tanah di sekitar pangkal batang sampai titik terluar tajuk jangan sampai mengering. Pada saat itu, jika perlu tanaman disiram 2-3 kali sehari tergantung dari keadaan cuaca. Setelah itu penyiraman dapat dilakukan setiap 5 hari. Penyiraman juga perlu dilakukan setelah pemberian pupuk. Demikian cara perawatan bunga dahlia yang baik. Semoga bunga anda akan tetap segar.

Semoga bermanfaat.

Sumber : http://tipspetani.blogspot.com/2012/11/tips-merawat-bunga-dahlia.html

Sunday, December 2, 2012

Budi Daya Kelengkeng Pingpong Antara Hobi Dan Peluang Usaha

Bila anda menjumpai buah kelengkeng yang berukuran besar bisa jadi itu adalah Kelengkeng Pingpong. Kelengkeng Pingpong merupakan jenis kelengkeng yang memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dipersamakan dengan bola pingpong.

Sebenarnya kelengkeng pingpong bukanlah tanaman asli Indonesia karena berasal dari Vietnam yang dibawa masuk ke Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan kelengkeng lokal Indonesia yang hanya bisa berbuah dengan baik di dataran tinggi, Kelengkeng pingpong bisa tumbuh dan berbuah pada tanah dataran rendah.

Kelengkeng pingpong memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan kelengkeng lain sehingga sangat ccocok untuk dibudidayakan. Selain bisa tumbuh di dataran rendah. Kelengkeng pingpong memiliki ukuran buah yang besar sebesar bola pingpong.

Dari sisi usia kelengkeng pingpong dapat berbuah dengan cepat yaitu pada usia 1.5 tahun sudah bisa mulai berbuah. Bila buah-buahan lain rata-rata berbuah satu tahun sekali, kelengkeng pingpong dapat berbuah lebih dari satu kali dalam satu tahun. Boleh dikatakan Kelengkeng Pingpong berbuah dengan tidak mengenal musim karena buah bisa tumbuh dari ranting-ranting secara bergantian. Bagi masyakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas, kelengkeng pingpong bisa ditanam pada lahan sempit bahkan pada media pot. Dengan beberapa kelebihan terdebut membuat kelengkeng pingpong menjadi potensi agrobisnis yang cukup mengiurkan.

Sebenarnya ada empat jenis kelengkeng yang cocok ditanam di dataran rendah yaitu Kelengkeng Pingpong, Kelengkeng Diamond River, Kelengkeng Kristalin dan Kelengkeng Itoh. Kelengkeng Diamond river merupakan kelengkeng yang berasal dari Cina sedangkan Kelengkeng Kristalin dan Itoh dari Thailand. Dari sisi ukuran Kelengkeng memiliki ukuran buah yang paling besar dan usia berbuah yang paling pendek.

Saat ini telah banyak orang yang melakukan budi daya kelengkeng pingpong, ada yang melakukan budi daya kelengkeng pingpong hanya sebagai kegemaran dan koleksi saja, tetapin ada yang memang serius menekuninya sebagai lahan bisnis. Salah satu yang menekuni budi daya kelengkeng pingpong sebagai usaha bisnis adalah Isto Suwarno. Beliau bisa dikatakan sebagai perintis Budi daya kelengkeng pingpong dengan bendera usahanya yang diberi nama Telaga Nursery. Di Kawasan Pemukti Baru Tlogo RT12 RW04 Prambanan, Klaten, bibit-bibit kelengkeng Pingpong aneka ukuran disemaikan dan dibudidayakan.

Pada awalnya pada tahun 1996 biji kelengkeng Pingpong mulai ditanam di Prambanan. Bibit ini diperoleh dari pohon indukan yang ditanam di Semarang yang asalnya dari Vietnam. Kini Pak Isto sudah menjual ribuan bibit kelengkeng ke berbagai pelosok tanah air. Pembeli selain datang langsung dan membeli di tempat ada juga yang minta di antar sampai tujuan. Sampai sekarang Pak Isto selalu kebanjiran order bibit kelengkeng Pingpong. Harga bibit kelengkeng pingpong cukup bervariasi tergantung pada ukurannya, misalnya untuk ukuran 15 cm sampai 20 harganya 20 ribu untuk yang berasal dari biji sementara yang berasal dari okulasi berukuran 60 cm seharga 40 ribu. Keunggulan bibit dari okulasi adalah lebih cepat berbuah dibandingkan bibit dari biji, sehingga lebih banyak digemari pembeli. Selain itu Pak Isto juga menyediakan pohon kelengkeng pingpong dalam bentuk pot. Harga tergantung pada ukurannya ada yang seharga 250 ribu bahkan 2.5 juta.

Perawatan Kelengkeng Pingpong

Untuk mendukung hasil yang maksimal dalam budi daya kelengkeng Pingpong ini ada beberapa langkah perawatan yang harus dilakukan oleh penggemar antara lain :
- Menyiapkan lubang sebelum kelengkeng pingpong ditanam. Untuk bibit yang mesar ukuran lubang adalah 0.75m x 0.75m x 0.75m sedangkan untuk bibit kecil ukuran 0.5m x 0.5m x 0.5m .
- Jarak ideal antar tanaman dalam kebun antara 5 sampai 6 meter.
- Media tanaman adalah Pupuk Kandang dan Tanah 1:2 dan diamkan dalam lubang selama 7 hari sebelum bibit di tanam.
- Dilakukan pemangkasan pada ranting setelah mencapai ketinggian 1.5 meter. Hakl ini dilakukan untuk memperbanyak ranting sehingga kelengkeng pingpong berbuah lebih banyak. Pola pelangkasan dengan sistem 1:3:9.
- Dilakukan Pemupukan 3 kali dalam setahun.
- Penanaman dalam pot dengan komposisi media tanam 2:1:1 (tanah:pupuk kandang:sekam).
- Dengan perawatan yang baik meliputi proses dangir, pemupukan dan penyirama teratur dalam 1.5 tahun bibit yang berasal dari okulasi akan mulai berbuah, sedangkan bibit dari biji akan berbuah pada usia 2.5 tahun. Bila anda tertarik dengan kelengkeng Pingpong ada baiknya anda mencoba.

Sumber : http://galeriukm.web.id/unit-usaha/agrobisnis-unit-usaha/budi-daya-kelengkeng-pingpong-antara-hobi-dan-peluang-usaha

Saturday, December 1, 2012

Philodendron Tahan Lama dalam Ruangan

Sepot green congo di pojok ruang tamu terlihat segar, daun hijau mengkilap dan tak berkeriput. Padahal, philodendron itu sudah 1 minggu tak mendapat sinar matahari. Sang empunya hanya menyiram setiap 2-3 hari sekali tanpa membawa keluar agar mendapat sinar matahari.

Philodendron memang salah satu tanaman favorit penghias ruangan. Itu karena daya tahannya lebih tinggi dibandingkan tanaman hias lain, terutama dalam ruang bercahaya rendah dan ber-AC. Ketahanan tanaman berbeda untuk masing-masing jenis. Penelitian yang dilakukan di Universitas Illinois, Amerika Serikat, menunjukkan P. bipinnatifidum tahan 2 minggu tanpa mengalami perubahan kualitas dalam ruangan bertemperatur 13-16°C. P. erubense tahan pada suhu 22°C dalam durasi yang sama, sedangkan P. oxycardium tahan dalam kondisi gelap di ruangan bertemperatur 22°C.

Menurut Ir Hari Harjanto, perancang taman di Depok, selain tahan lama di dalam ruangan, philodendron menjadi pilihan menarik lantaran memiliki banyak variasi warna. Sebut saja black cardinal yang berwarna ungu; lemonade, hijau muda; dan sun light, jingga. Bentuk daun pun beragam mulai dari yang mirip hati, lanset, lanset berlekuk, hingga jari-jari.

Pupuk

Selain itu, ‘Pertumbuhannya lambat,’ kata Hari. Dengan begitu penampilan taman tak cepat berubah. Menurut Lanny Lingga, praktisi tanaman hias di Cisarua, Bogor, philodendron aman lantaran tak beracun karena kandungan kristal kalsium oksalatnya paling rendah di antara anggota keluarga Araceae. Kalsium oksalat menyebabkan iritasi kulit dan mata bila terkena percikan getah, serta penyakit kulit dermatitis pada orang yang kulitnya peka.

Yang paling penting, philodendron mudah dirawat. ‘Cukup dengan memberikan pupuk lambat urai yang dicampur media setiap 3-6 bulan, tanaman tampil sehat,’ ujar Sri Subekti, SP, staf lapangan bagian budidaya di nurseri Wijaya, Sentul, Bogor. Pupuk yang diberikan mengandung unsur N, P, dan K seimbang.

Kebutuhan hara tanaman di dalam ruangan rendah. Jadi, berikan pupuk berdosis rendah, 1/2 dari anjuran, agar fisiologi tanaman terkonsentrasi untuk mempertahankan kadar air dalam jaringan. Pupuk berlebih menyebabkan philodendron menyerap unsur N tinggi sehingga tanaman cepat layu.

Media

Dalam ruang ber-AC, philodendron mudah kering. Untuk mencegah hal tersebut gunakan media yang cukup mengikat air seperti cocopeat, humus, kompos, kaliandra, dan cocochip. Media dapat digunakan secara tunggal maupun campuran. ‘Yang penting mengikat air dan porous,’ kata Hari.

Penyiraman dilakukan setiap 2-3 hari sekali atau disesuaikan dengan kelembapan media. Untuk mendeteksi, masukkan jari ke dalam media tanam. Jika satu inci jari tangan terasa lembap, media tanam belum perlu disiram. Sebaliknya bila jari tangan kering, lakukan penyiraman.

Cara lain yang lebih praktis untuk menjaga kelembapan media dengan menggunakan sistem sumbu seperti yang dilakukan Lanny. Prinsip kerjanya seperti kompor minyak. Sumbu kain diletakkan di media secara vertikal mulai dari permukaan hingga menjulur ke dasar pot. Letakkan tatakan berisi air di bawah pot. Gaya kapilaritas akan menaikkan air dari tatakan ke media. Pastikan tatakan selalu berisi air. Dengan begitu media selalu dalam keadaan lembap tanpa penyiraman.

Segar

Agar kesegaran philodendron lebih lama, berikan perlakuan khusus sebelum anggota famili Araceae itu dimasukkan ke dalam ruangan. Semprotkan pupuk daun yang mengandung kalium ke seluruh bagian tanaman satu minggu sebelumnya. Kalium berfungsi memperkuat jaringan tanaman sehingga tahan terhadap perubahan kelembapan.

Bila menggunakan pupuk akar, lakukan pemupukan 2 minggu sebelumnya dengan dosis 300 g kalium nitrat untuk setiap kubik media. Itu karena pupuk akar lebih lambat terserap oleh tanaman dibandingkan pupuk daun. Pupuk daun bereaksi 2-3 hari setelah aplikasi, sedangkan pupuk akar sekitar 6 hari. Ketika tanaman sudah diletakkan di dalam ruangan, jangan beri perlakuan apa pun kecuali siraman air murni.

Untuk penyegaran, philodendron dikeluarkan 1-2 minggu sekali. Oleh karena itu, ‘Sebaiknya punya 3 tanaman untuk ganti-ganti,’ kata Hari. Keluar-masuk tanaman bisa diprogram tergantung dari daya tahan masing-masing philodendron. Contohnya, philo eceng mampu bertahan hingga 2 minggu, sementara philo ‘marble’ hanya seminggu.

Untuk mengembalikan kesegaran, letakkan philodendron di teras rumah atau tempat teduh sementara waktu. Berikan pupuk seimbang 1/2 dosis yang dianjurkan 2 kali seminggu. Selang 2 minggu philodendron siap menghias ruangan kembali. (Rosy Nur Apriyanti)

Dari : trubus-online.co.id
http://embundaun.wordpress.com/category/tanaman-hias/philodendron/